Panen Bayam di Minasa Upa, DP2 Makassar Dorong Ketahanan Pangan Perkotaan

Mardianto
15 Jul 2026 18:37
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Program Urban Farming di Kota Makassar terus dikembangkan sebagai upaya mendorong ketahanan pangan sekaligus menciptakan lingkungan perkotaan yang produktif. Hal itu terlihat dalam kunjungan Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar yang dirangkaikan dengan panen bayam di Kelurahan Minasa Upa, Kecamatan Rappocini, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., bersama Kepala SMP Negeri 40 Makassar, Ketua RT, Ketua RW 13, serta Kelompok Tani Spempul.

Dalam kunjungan itu, rombongan meninjau langsung potensi pengembangan Urban Farming sekaligus mengikuti proses panen bayam yang telah dibudidayakan di lokasi tersebut.

Aulia mengatakan, hasil panen tersebut menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan perkotaan dapat memberikan manfaat nyata apabila dikelola secara bersama-sama.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa lahan di kawasan perkotaan bisa dimanfaatkan secara produktif. Tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan pemberdayaan bagi masyarakat,” ujar Aulia.

Menurutnya, pengembangan Urban Farming membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, sekolah, kelompok tani hingga masyarakat. Sinergi tersebut penting agar kegiatan budidaya dapat berlangsung secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih luas.

“Kita ingin Urban Farming tidak berhenti pada kegiatan menanam dan panen, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama. Sekolah, kelompok tani dan masyarakat dapat saling mendukung untuk menciptakan lingkungan yang hijau sekaligus produktif,” katanya.

Keberadaan kelompok tani di tengah kawasan permukiman juga dinilai dapat menjadi penggerak pemanfaatan lahan secara optimal, sekaligus memperkenalkan praktik pertanian sederhana kepada masyarakat dan generasi muda.

Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar berharap pengembangan Urban Farming di Minasa Upa dapat terus diperluas dan menjadi salah satu model pemberdayaan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan perkotaan.

Upaya tersebut sekaligus sejalan dengan visi Makassar Mulia dalam mendorong terciptanya lingkungan kota yang hijau, produktif, dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x