OJK Siapkan Empat Strategi Perluas Literasi dan Inklusi Keuangan Syariah

Mardianto
2 Nov 2026 08:34
1 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat strategi pengembangan literasi dan inklusi keuangan syariah melalui empat arah kebijakan utama.

Strategi tersebut mencakup penguatan literasi berbasis kolaborasi, perluasan akses keuangan syariah, optimalisasi digitalisasi, serta penguatan kerja sama antarpemangku kepentingan.

Langkah ini diarahkan untuk memperluas pemahaman sekaligus meningkatkan pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah oleh masyarakat.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengatakan pengembangan industri syariah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Makanya OJK ini rajin sekali melakukan sinergi dan kolaborasi, baik dengan PS, kementerian agama, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Ini terus kita lakukan,” kata Friderica.

Dalam strategi penguatan literasi, edukasi disesuaikan dengan karakteristik kelompok masyarakat dan dilakukan secara kolaboratif.

Sementara perluasan akses diarahkan melalui pengembangan produk, jaringan, dan kualitas layanan dengan memperhatikan keseimbangan antara kemampuan konsumen dan inklusi.

OJK juga mendorong pengembangan infrastruktur serta materi edukasi digital yang interaktif dan mudah diakses.

Melalui empat strategi tersebut, OJK berharap peningkatan literasi dapat berjalan seiring dengan semakin luasnya penggunaan produk keuangan syariah.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page