

Kabareditorial.com, Polewali Mandar — Sejumlah organisasi kemahasiswaan dari Kota Parepare menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran di Dusun Kampung Tuluk, Desa Galung Tulu, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari para donatur yang kemudian disalurkan langsung kepada warga terdampak kebakaran yang terjadi pada 28 Februari 2026.
Peristiwa kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya 37 unit rumah warga dan menyebabkan ratusan jiwa kehilangan tempat tinggal serta harta benda mereka.
Rombongan mahasiswa yang tergabung dalam aksi kolaborasi kemanusiaan ini berangkat dari Kota Parepare menuju Polewali Mandar dengan membawa berbagai bantuan kebutuhan pokok. Dalam perjalanan, rombongan menggunakan kendaraan dari Brimob Polres Parepare untuk mengangkut bantuan yang akan disalurkan kepada para korban.
Setibanya di wilayah Polewali Mandar, rombongan mahasiswa mendapat pengawalan dari mobil patroli pengawalan (patwal) Polres Polewali Mandar guna memastikan kelancaran perjalanan hingga tiba di lokasi kebakaran di Dusun Kampung Tuluk, Desa Galung Tulu.
Sejumlah bantuan yang disalurkan di antaranya perlengkapan memasak, perlengkapan mandi, kebutuhan bayi, perlengkapan sekolah, kebutuhan perempuan, tikar, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya.
Kegiatan aksi kemanusiaan ini melibatkan berbagai organisasi kemahasiswaan, di antaranya APPM Polman Kota Parepare, IPMP, HPMM Majene, HMPS-IPS IAIN Parepare, HMPS-PAI IAIN Parepare, SEMA FAKTAR IAIN Parepare, DEMA FAKTAR IAIN Parepare, HPMM Korwil Kota Parepare, KGPS Kota Parepare, UKM Olahraga UMPAR, MAPALA Salawat UMPAR, Komunitas STAIN Parepare, HIPMAT Kalsel, HMPS-MPI IAIN Parepare, KPMM Mamuju, Sumpa Pattae’, PC IMM Kota Parepare serta sejumlah PIKOM IMM dari berbagai fakultas di Parepare.
Koordinator aksi kemanusiaan, Muhammad Amin Hasman Kausu, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata solidaritas mahasiswa terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Melalui aksi sosial kemanusiaan ini, kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa hadir di tengah masyarakat, terutama ketika saudara-saudara kita sedang tertimpa musibah. Semoga bantuan yang disalurkan dapat sedikit meringankan beban korban kebakaran di Galung Tulu,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh organisasi kemahasiswaan serta pihak kepolisian yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan penyaluran bantuan dapat berjalan dengan lancar.
Salah seorang warga terdampak kebakaran turut menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian para mahasiswa yang datang langsung memberikan bantuan.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada adik-adik mahasiswa dari Parepare yang sudah datang membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang mengalami kesulitan setelah rumah kami tertimpa musibah,” ungkapnya.
Kehadiran para mahasiswa di lokasi bencana tidak hanya membawa bantuan materi, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada para korban agar tetap kuat dan tabah menghadapi cobaan.
Melalui kolaborasi ini diharapkan dapat mempererat solidaritas antarorganisasi kemahasiswaan di Kota Parepare sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat.


Tidak ada komentar