

Kabareditorial.com, Makassar — Ancaman abrasi yang terus membayangi kawasan pesisir mendorong Kalla Toyota mengambil langkah nyata untuk memperkuat ekosistem pantai. Sebanyak 43.000 pohon mangrove ditargetkan ditanam secara bertahap di Kelurahan Tekolabbua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Aksi penghijauan pesisir tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Kalla Toyota sekaligus rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) KALLA ke-74.
Penanaman perdana dilakukan pada Sabtu (3/10/2026) dan dihadiri jajaran direksi Kalla Toyota bersama puluhan relawan internal perusahaan. Program tersebut juga mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pangkep, Dinas Perikanan Kabupaten Pangkep, Dinas Kelautan Kabupaten Pangkep serta Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bulusaraung.
Chief Finance Officer Kalla Toyota, Idawaty Idrus, mengatakan penanaman mangrove menjadi bagian dari komitmen perusahaan terhadap pembangunan dan pelestarian lingkungan secara berkelanjutan.
“Kegiatan ini sebagai bentuk komitmen dari KALLA dalam rangka pembangunan dan pelestarian lingkungan berkelanjutan. Kita tahu di kawasan Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Pangkep sendiri, sangat terdampak dengan abrasi,” ujar Idawaty.
Menurutnya, keberadaan mangrove di kawasan pesisir memiliki peran penting dalam menjaga garis pantai sekaligus menjadi habitat berbagai biota.
“Kami harapkan dengan adanya penanaman pohon mangrove ini dapat memulihkan habitat pesisir, mencegah erosi, dan mengembalikan rumah bagi biota laut,” lanjutnya.
Bukan Sekadar Seremoni
Manajemen Kalla Toyota menegaskan program penghijauan tersebut tidak dirancang sekadar sebagai kegiatan seremonial tahunan. Penanaman 43.000 mangrove secara bertahap merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.
Keterlibatan jajaran manajemen dan karyawan sebagai relawan juga menjadi bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap kondisi lingkungan di sekitar wilayah operasionalnya.
Mangrove memiliki fungsi ekologis penting bagi kawasan pesisir, mulai dari membantu mengurangi dampak abrasi, menjadi habitat berbagai jenis biota hingga mendukung keberlangsungan ekosistem perairan.
Karena itu, keberadaan kawasan mangrove yang terjaga diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga membuka peluang manfaat ekonomi bagi masyarakat yang menggantungkan kehidupannya pada sumber daya pesisir.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pangkep mengapresiasi langkah Kalla Toyota yang ikut mengambil bagian dalam upaya menjaga kawasan pesisir di Pangkep.
Kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah dan masyarakat dinilai penting untuk memastikan program pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Penanaman 43.000 pohon mangrove yang dilakukan secara bertahap di Kelurahan Tekolabbua diharapkan memberikan dampak ekologis sekaligus manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir dalam jangka panjang.


Tidak ada komentar