Jaga Identitas Budaya, Pemkab Polman Resmi Buka Pemilihan Cicci Kaco dan Lomba Lagu Mandar 2026

Tamrin Labasa
3 Feb 2026 07:10
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Polewali Mandar — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) resmi membuka ajang Pemilihan Cicci Kaco (Putra–Putri) dan Lomba Lagu Mandar Tahun 2026 sebagai upaya konkret menjaga dan melestarikan identitas budaya daerah.

Kegiatan ini dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, DR. Aco Musaddad HM, mewakili Bupati Polewali Mandar, di Gedung Mandar Convention Center (Gadis), Senin (2/2/2026).

Dalam sambutan tertulis Bupati Polewali Mandar yang dibacakan DR. Aco Musaddad, ditegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk merawat nilai Malaqbi di tengah derasnya arus modernisasi.

Menurutnya, Pemilihan Cicci Kaco dan Lomba Lagu Mandar bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan panggung pembuktian bahwa identitas budaya Mandar tetap hidup dan kokoh.

“Pemilihan Cicci Kaco bukan sekadar ajang mencari wajah rupawan atau penampilan menarik. Lebih dari itu, kita mencari duta budaya yang memiliki kecerdasan, etika (adab), serta pemahaman mendalam tentang nilai-nilai luhur tanah Mandar,” ujar DR. Aco Musaddad saat membacakan sambutan Bupati.

Terkait pelaksanaan Lomba Lagu Mandar, Pemerintah Kabupaten Polman menilai kegiatan ini sebagai jembatan emosional dalam melestarikan bahasa ibu sekaligus menanamkan falsafah hidup nenek moyang kepada generasi Z dan generasi Alpha.

DR. Aco Musaddad juga menyampaikan pesan khusus kepada para peserta agar tidak menjadikan kompetisi ini semata-mata sebagai ajang meraih gelar juara, melainkan sebagai proses pembentukan karakter diri.

“Jangan hanya sekadar memakai baju adat, tetapi pakailah karakter Mandar yang jujur, berani, dan santun dalam setiap langkah kalian,” tegasnya mengutip pesan Bupati Polewali Mandar.

Selain aspek pelestarian budaya, Pemkab Polman berharap ajang ini dapat menjadi agenda rutin daerah yang mampu mendorong pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

Pemerintah daerah pun menyatakan dukungan penuh kepada panitia penyelenggara serta para tokoh adat yang selama ini konsisten mengawal keberlangsungan kegiatan budaya Mandar.

Acara pembukaan turut dihadiri Ketua Yayasan Badara selaku penyelenggara, perwakilan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Polewali Mandar, yakni Sudrayani dan Iin Sri Nurhaedah, para kepala sekolah, tokoh adat, budayawan, orang tua peserta, serta tamu undangan lainnya yang memadati Gedung Gadis.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, DR. Aco Musaddad HM secara resmi membuka rangkaian Pemilihan Cicci Kaco dan Lomba Lagu Mandar 2026 yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, menandai dimulainya persaingan sehat putra-putri terbaik Mandar dalam bingkai pelestarian budaya,” tutupnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x