DPN Dalami Peran PJM dalam Penguatan Konektivitas Maritim Indonesia Timur

Mardianto
2 Okt 2026 19:39
3 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Peran sektor kemaritiman dalam menopang konektivitas dan aktivitas ekonomi Indonesia Timur menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan Dewan Pertahanan Nasional (DPN) ke PT Pelindo Jasa Maritim (PJM).

Kunjungan tersebut berlangsung Selasa (29/9/2026) dalam rangkaian Kunjungan Kerja Dalam Negeri (KKDN) DPN di Sulawesi Selatan. Audiensi menjadi ruang bagi kedua pihak untuk bertukar informasi mengenai kondisi sektor kemaritiman, khususnya layanan pemanduan dan penundaan kapal.

Rombongan DPN dipimpin Deputi Bidang Geoekonomi Dr. Yayat Ruyat, M.Eng. Ia didampingi Tenaga Ahli Utama Geoekonomi Dr. Ing. M. Abdul Kholiq, M.Sc., Tenaga Ahli Madya Geoekonomi Laksma TNI Agustinus Djoko Priyanto, S.E., M.Si., Tenaga Ahli Muda Geoekonomi Kolonel Cba Pri Ahmadiyanto, S.Sos., serta Tenaga Terampil Geoekonomi Nadia Talita Putri, S.IP., M.M.

Rombongan diterima Direktur Operasi PT Pelindo Jasa Maritim Warsilan, bersama SVP Sekretaris Perusahaan Tubagus Patrick Tribudi Utama Iskandar, SVP Hukum Raplin Halid, serta SVP Perencanaan Strategis dan Pengendalian Performa Teddy Indra Yudhana.

Dalam pertemuan tersebut, PJM memaparkan wilayah kerja, kapasitas, serta layanan perusahaan dalam mendukung aktivitas kepelabuhanan. Salah satu fokus pembahasan adalah layanan pemanduan dan penundaan kapal yang menjadi bagian penting dalam memastikan pergerakan kapal di wilayah pelabuhan berlangsung aman dan lancar.

Pembahasan juga mencakup posisi sektor kemaritiman dalam mendukung konektivitas nasional serta aktivitas ekonomi antardaerah. Penguatan tersebut dinilai sejalan dengan upaya optimalisasi kinerja perusahaan di lingkungan Danantara.

Direktur Operasi PT Pelindo Jasa Maritim Warsilan mengatakan komunikasi dengan pemangku kepentingan diperlukan untuk memperkuat ekosistem kemaritiman secara menyeluruh.

“Kami meyakini bahwa sinergi dan komunikasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan merupakan fondasi penting dalam menghadirkan layanan yang terintegrasi, memberikan kepastian bagi pengguna jasa, serta mendukung kelancaran konektivitas maritim nasional,” ujar Warsilan.

Menurutnya, PJM juga terus memperkuat kapabilitas dan mengembangkan layanan jasa kemaritiman untuk mendukung ekosistem pelayanan kepelabuhanan yang terintegrasi di lingkungan Pelindo Group.

Warsilan menambahkan, sinergi antarentitas dalam Pelindo Group menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan yang saling terhubung. Integrasi tersebut diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap kebutuhan operasional kapal dan kegiatan kepelabuhanan di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam audiensi tersebut, PJM juga menyampaikan sejumlah informasi terkait tantangan bisnis dan operasional yang dihadapi dalam layanan pemanduan dan penundaan kapal di berbagai wilayah kerja.

Pertukaran informasi itu menjadi salah satu ruang awal untuk melihat potensi kolaborasi dan penguatan koordinasi antarpemangku kepentingan, terutama dalam mendukung pengembangan sektor kemaritiman.

Kunjungan DPN juga mendapat apresiasi dari PJM. Perusahaan berharap komunikasi yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan sehingga berbagai persoalan maupun potensi pengembangan sektor kemaritiman dapat dibahas secara lebih terkoordinasi.

Sementara itu, DPN menyambut baik peran PJM dalam mendukung aktivitas perekonomian dan pemerataan kesejahteraan, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Kunjungan ke PJM merupakan salah satu agenda KKDN DPN di Sulawesi Selatan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, DPN juga mengunjungi sejumlah instansi, perusahaan, dan lokasi strategis untuk memperoleh gambaran mengenai berbagai sektor yang memiliki peran penting bagi pembangunan di wilayah tersebut.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x