DP2 Makassar Ajak Remaja Masjid Jadi Penggerak Urban Farming

Mardianto
5 Agu 2026 08:48
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan Urban Farming melalui kegiatan Pendampingan Program Remaja Masjid Se-Kota Makassar yang digelar di Masjid Ar-Rahman, Kecamatan Panakkukang, Selasa (4/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, DP2 Makassar hadir sebagai narasumber dengan membawa tema Urban Farming. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar mendorong peran aktif remaja masjid dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan secara produktif.

Kepala DP2 Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., mengatakan remaja masjid memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak kegiatan produktif di lingkungan masing-masing.

“Remaja masjid memiliki energi dan potensi yang besar untuk menjadi penggerak di lingkungannya. Urban Farming bisa menjadi salah satu kegiatan produktif yang dapat dilakukan bersama, meskipun dengan keterbatasan lahan,” ujar Aulia.

Menurutnya, Urban Farming tidak harus dilakukan pada lahan yang luas. Pemanfaatan pekarangan rumah, lingkungan masjid maupun ruang-ruang terbatas lainnya dapat menjadi bagian dari upaya menghasilkan pangan secara mandiri.

“Kita ingin mengubah cara pandang bahwa bertani membutuhkan lahan yang luas. Dengan konsep Urban Farming, lahan terbatas pun bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan pangan, sekaligus menjadi ruang edukasi dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Aulia berharap pendampingan tersebut dapat memberikan pemahaman kepada para remaja masjid mengenai peluang pengembangan Urban Farming sekaligus mendorong mereka untuk menerapkannya di wilayah masing-masing.

Keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk memastikan gerakan ketahanan pangan di perkotaan dapat terus berkembang dan berkelanjutan.

“Harapannya, setelah mendapatkan edukasi ini, teman-teman remaja masjid bisa mulai melihat potensi di lingkungannya. Tidak perlu menunggu lahan besar, tetapi mulai dari apa yang tersedia dan bisa dikelola bersama,” tutur Aulia.

Melalui program pendampingan tersebut, DP2 Makassar berharap remaja masjid dapat menjadi bagian dari penggerak Urban Farming di tingkat masyarakat, sekaligus ikut memperkuat ketahanan pangan keluarga dan lingkungan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi dalam pengembangan Urban Farming sebagai salah satu strategi mewujudkan ketahanan pangan perkotaan yang produktif dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x