

Kabareditorial.com, Makassar – Bosowa Peduli resmi meluncurkan program Bosowa Talent Scholarship (BTS) sebagai program beasiswa penuh bagi calon mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu, Rabu (24/7).
Program yang didanai dari penghimpunan zakat perusahaan dan individu ini menjadi upaya Bosowa untuk memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak sumber daya manusia unggul. Pendaftaran program dibuka pada 24 Juli hingga 8 Agustus 2026.
Head of Bosowa Peduli, Hafit Timor Mas’ud, mengatakan seluruh pendanaan BTS bersumber dari dana zakat yang dihimpun Bosowa Peduli sehingga penyalurannya mengacu pada ketentuan syariat, dengan prioritas kepada kelompok fakir dan miskin.
“Bosowa Talent Scholarship ini memang kami dedikasikan karena dananya berasal dari dana zakat perusahaan-perusahaan unit usaha Bosowa dan juga dari beberapa individu. Sesuai kaidah pengelolaan zakat, manfaatnya harus diberikan kepada delapan asnaf. Namun dalam program ini kami fokus kepada kelompok fakir dan miskin,” katanya.
Ia menjelaskan sasaran utama program adalah masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga desil 3 dalam data kesejahteraan pemerintah. Pada tahap awal, program diprioritaskan bagi warga Kota Makassar sebagai proyek percontohan.
“Ini masih piloting. Target awal kami menjaring 40 mahasiswa, terdiri atas 30 orang di Universitas Bosowa dan 10 orang di Politeknik Bosowa,” ujarnya.
Menurut Hafit, beasiswa tersebut tidak hanya membiayai uang kuliah, tetapi juga kebutuhan penunjang pendidikan selama masa studi.
“Seluruh biaya kuliah akan kami tanggung hingga lulus, sekitar tiga setengah tahun. Selain biaya pendidikan, mahasiswa juga akan mendapatkan bantuan uang buku dan biaya transportasi,” jelasnya.
Program BTS juga menerapkan proses seleksi ketat. Selain mempertimbangkan kondisi ekonomi keluarga, peserta harus memiliki potensi akademik tinggi dengan target menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun dan mempertahankan IPK di atas 3,5.
“Kami ingin melahirkan mahasiswa unggul. Tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga dibekali kepemimpinan, kemampuan digital, entrepreneurship, dan berbagai kompetensi lainnya. Pembelajaran mereka nantinya juga akan melibatkan para praktisi dan ahli di luar dosen kampus,” katanya.
Hafit menambahkan, Bosowa Peduli menargetkan program ini menjadi agenda tahunan. Apabila penghimpunan dana zakat terus meningkat, cakupan penerima manfaat akan diperluas ke berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
“Bosowa Peduli adalah lembaga amil zakat tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Karena itu, ke depan program ini tidak hanya berhenti di Makassar. Kami berharap semakin besar dana zakat yang terhimpun, semakin banyak pula mahasiswa yang bisa kami bantu,” pungkasnya.
Bosowa Talent Scholarship merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru di Universitas Bosowa yang memberikan beasiswa penuh bagi mahasiswa terpilih dari keluarga kurang mampu dengan persyaratan tertentu.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar