

Kabareditorial.com, Makassar — PT Pegadaian menghadirkan inovasi layanan pembelian emas melalui ATM Emas di Kota Makassar. Fasilitas ini memungkinkan masyarakat membeli emas batangan secara lebih praktis dengan pembayaran secara digital.
Deputi Operasional PT Pegadaian Kanwil VI SulSelBarRa Maluku, Andi Syam, mengatakan saat ini Pegadaian telah memiliki satu unit ATM Emas di Makassar yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh emas fisik.
“Di Makassar ini kami sudah ada satu ATM Emas. Kalau orang biasanya ATM uang, di Pegadaian punya ATM emas,” kata Andi Syam dalam media gathering Pegadaian, Senin (7/9).
Menurutnya, kehadiran ATM Emas memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin membeli emas tanpa harus melalui proses layanan konvensional di kantor cabang.
Masyarakat dapat melakukan pembayaran secara digital, termasuk melalui QRIS maupun transfer, kemudian memperoleh emas batangan dari mesin tersebut.
“Kalau misalnya mau beli emas, tidak perlu langsung mau dapat fisiknya. Pembayarannya juga bisa melalui transfer, QRIS. Itu kemarin dicoba,” ujarnya.
Andi mengatakan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya Pegadaian menghadirkan akses investasi emas yang lebih mudah dan mengikuti perkembangan transaksi digital.
“Kalau ada yang pengen beli emas langsung, tinggal bayar QRIS, transfer langsung, keluar emasnya. Itu sudah ada kami,” katanya.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Andi, emas yang tersedia melalui layanan tersebut merupakan emas batangan Galeri 24, merek emas yang diproduksi oleh anak perusahaan Pegadaian.
“Emasnya emas batangan, Galeri 24,” ujarnya.
Kehadiran ATM Emas sekaligus memperkuat ekosistem bisnis emas Pegadaian, mulai dari tabungan emas, pembelian emas hingga kepemilikan emas fisik.
Andi mengatakan Galeri 24 sebagai anak perusahaan Pegadaian juga telah memproduksi logam mulia sendiri untuk memenuhi kebutuhan pasar.
“Kami juga punya satu anak perusahaan, Galeri 24. Itu juga sudah bisa memproduksi Galeri 24 LM,” katanya.
Menurut Andi, produk Galeri 24 kini semakin dikenal di tengah masyarakat. Ia menyebut terdapat keunggulan yang membuat produk tersebut mendapat perhatian dari konsumen.
“Di masyarakat kayaknya lebih senang ke Galeri 24. Ada plusnya katanya di situ,” ujarnya.
Dengan hadirnya ATM Emas, Pegadaian tidak hanya mengembangkan kanal transaksi digital, tetapi juga memperpendek akses masyarakat terhadap emas fisik.
Langkah tersebut sejalan dengan pengembangan bisnis emas Pegadaian yang menggabungkan kemudahan transaksi digital dengan ketersediaan produk emas fisik.
Saat ini, ATM Emas Pegadaian di Makassar menjadi salah satu fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat yang ingin membeli emas batangan secara langsung melalui transaksi digital. Pemberitaan lokal juga mengonfirmasi keberadaan ATM Emas Pegadaian di Makassar, termasuk layanan pembayaran melalui QRIS dan transfer bank.


Tidak ada komentar