

Kabareditorial.com, Polman – Semarak Festival Penyu Mampie semakin terasa dengan digelarnya Katinting Race, ajang balap perahu tradisional bermesin yang menjadi salah satu agenda paling dinantikan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bunda Cen Cen mengajak seluruh peserta menjadikan perlombaan sebagai wadah mempererat persaudaraan, sekaligus menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Menurut Bunda Cen Cen, setiap peserta diharapkan mematuhi seluruh aturan perlombaan, menghormati sesama pembalap, serta mengutamakan aspek keselamatan selama berada di lintasan. Ia menegaskan, kemenangan akan memiliki makna lebih besar apabila diraih secara jujur, adil, dan penuh semangat kebersamaan.
“Silakan bertanding dengan semangat, tunjukkan kemampuan terbaik, tetapi jangan lupakan keselamatan. Jadikan perlombaan ini sebagai ajang persaudaraan dan hiburan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan Katinting Race, Bunda Cen Cen juga menyerahkan empat unit mesin kepada peserta melalui produk Yasuka dan AI Power bersama PT. IHMA. Dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk mendorong perkembangan olahraga perahu tradisional sekaligus memperkuat potensi wisata bahari di Sulawesi Barat.
Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para peserta untuk terus mengembangkan prestasi, sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Katinting Race pada tahun-tahun mendatang.
Tak hanya mendukung perlombaan, Bunda Cen Cen juga mengajak masyarakat untuk turut hadir dan menyukseskan Festival Penyu Mampie yang selama ini dikenal sebagai agenda tahunan dalam kampanye pelestarian lingkungan pesisir dan konservasi penyu.
Menurutnya, festival tersebut bukan sekadar menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya menjaga ekosistem laut, sekaligus media promosi wisata yang mampu mengangkat potensi daerah dan menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir.
“Marilah kita bersama-sama meramaikan Festival Penyu Mampie. Kehadiran masyarakat menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian lingkungan, pengembangan pariwisata, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir,” ajaknya.
Katinting Race sendiri menjadi salah satu ikon dalam Festival Penyu Mampie karena menyuguhkan adu kecepatan perahu tradisional bermesin yang sarat dengan nilai budaya maritim, semangat kebersamaan, dan hiburan rakyat. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Bunda Cen Cen bersama Yasuka, AI Power, dan PT. IHMA, perlombaan diharapkan berlangsung aman, tertib, sportif, serta semakin memperkuat daya tarik Festival Penyu Mampie sebagai destinasi wisata unggulan di Sulawesi Barat.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar