Telkomsel All Out di MHM 2026, Race Director : Dukungan Telkomsel Jadi Faktor Penting Lonjakan Peserta

Mardianto
29 Mei 2026 15:58
3 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Dukungan penuh Telkomsel terhadap Telkomsel Makassar Half Marathon (MHM) 2026 dinilai menjadi penguat besar bagi posisi event lari tersebut sebagai salah satu ajang sport tourism paling bergengsi di Indonesia Timur.

Race Director Telkomsel MHM 2026, Safrita Aryana, mengatakan kolaborasi bersama Telkomsel bukanlah kebetulan. Menurutnya, kehadiran Telkomsel memberi dorongan besar terhadap penguatan brand dan kualitas penyelenggaraan Makassar Half Marathon.

Hal itu disampaikan Safrita dalam konferensi pers supporting Telkomsel Makassar Half Marathon di Hotel Aryaduta Makassar, Jumat (29/5).

“Tidak ada yang kebetulan. Kesetiaan saya menggunakan Telkomsel sejak 1996 mungkin berbuah hari ini, di mana akhirnya Makassar Half Marathon menjadi Telkomsel Makassar Half Marathon 2026 dengan peserta 12 ribu,” ujarnya.

Safrita mengungkapkan, sejak pertama kali mengambil alih pelaksanaan Makassar Half Marathon pada 2022, pihaknya menghadapi banyak tantangan, mulai dari membangun kepercayaan pelari hingga memperbaiki kualitas teknis event.

Pada tahun pertama, jumlah peserta tercatat sekitar 3.500 orang. Angka itu kemudian meningkat menjadi 5.900 peserta pada 2023, naik menjadi lebih dari 7 ribu peserta pada tahun berikutnya, hingga akhirnya menembus 10 ribu peserta pada 2025. Tahun ini, jumlah peserta kembali meningkat menjadi 12 ribu pelari.

Menurut Safrita, pertumbuhan tersebut tidak lepas dari konsistensi panitia dalam menghadirkan race dengan standar profesional dan tersertifikasi resmi.

“Telkomsel menghadirkan positioning brand yang kuat, dan kami mencoba mengimbanginya dengan eksekusi teknis yang valid, confirm, serta certified,” katanya.

Ia menjelaskan Telkomsel Makassar Half Marathon bukan sekadar fun run, melainkan race kompetitif yang telah tersertifikasi oleh PB PASI. Seluruh lintasan diukur menggunakan standar profesional dengan alat khusus bernama Jones Counter yang biasa digunakan dalam pengukuran race internasional.

Safrita memaparkan proses pengukuran race dilakukan secara detail dan ketat, mulai dari tahap kalibrasi hingga penguncian alat pengukur pada roda sepeda untuk memastikan jarak lintasan sesuai standar resmi.

Menurutnya, proses tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga kredibilitas event sekaligus kepuasan para pelari.

“Serumit itu proses yang kami lakukan di Telkomsel Makassar Half Marathon demi kepuasan para pelari,” ujarnya.

Selain kualitas teknis race, dukungan Telkomsel juga terlihat melalui penguatan infrastruktur digital selama event berlangsung. Telkomsel menyiapkan 267 site 5G di Makassar, sistem monitoring jaringan berbasis AI, hingga layanan live streaming melalui aplikasi MAXstream.

Tak hanya itu, Telkomsel juga menghadirkan sejumlah fasilitas penunjang seperti wifi IndiHome di area venue, paket internet khusus pelari, hingga berbagai layanan digital interaktif untuk peserta dan pengunjung.

Safrita menilai kolaborasi tersebut membuat Makassar Half Marathon kini memiliki identitas yang lebih kuat sebagai race profesional dengan dukungan teknologi digital modern.

“Ini bukan race yang sekadar long distance atau fun run biasa. Ini race yang berbeda karena tersertifikasi,” katanya.

Ia menambahkan, pelaksanaan start race tahun ini juga mengikuti regulasi resmi PB PASI dan standar World Athletics, yakni tanpa hitung mundur, melainkan menggunakan aba-aba “bersedia” dan “go” dengan penanda peace bomb.

Dengan dukungan penuh Telkomsel, Makassar Half Marathon 2026 diyakini tidak hanya menjadi ajang olahraga tahunan, tetapi juga simbol pertumbuhan sport tourism dan ekonomi kreatif Kota Makassar.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page