Bupati Polman Samsul Mahmud Wakafkan Tanah untuk Pembangunan Ponpes Jareqjeq

Mardianto
28 Mar 2026 12:57
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Polewali Mandar — Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, mewakafkan sebidang tanah miliknya di Desa Bala, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, untuk pembangunan Pondok Pesantren Jareqjeq.

Penyerahan sertifikat tanah tersebut dilakukan di kediaman Samsul Mahmud di Desa Mapilli Barat, Kecamatan Luyo, Kamis (26/3/2026). Sertifikat diserahkan kepada perwakilan tokoh masyarakat yang mewakili pimpinan Pondok Pesantren Jareqjeq, Abdul Syahid Rasyid.

Samsul Mahmud mengatakan wakaf tanah tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan agama Islam di daerahnya, sekaligus sebagai upaya memperkuat pembinaan generasi muda.

“Saya serahkan sertifikat tanah ini untuk dihibahkan kepada Pondok Pesantren Jareqjeq yang ada di Desa Bala, Kecamatan Balanipa, perbatasan dengan Kecamatan Campalagian,” kata Samsul Mahmud.

Ia berharap tanah tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembangunan fasilitas pendidikan pesantren yang mampu memberikan manfaat bagi generasi muda, khususnya dalam memperkuat pemahaman dan nilai-nilai keislaman.

Menurutnya, keberadaan pondok pesantren sangat penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif sekaligus menanamkan nilai-nilai agama sebagai landasan kehidupan.

“Semoga apa yang saya berikan ini dapat bermanfaat untuk generasi muda ke depan, khususnya dalam penguatan pendidikan agama Islam,” ujarnya.

Samsul Mahmud juga menegaskan bahwa tanah yang diwakafkan tersebut merupakan titipan dari Allah SWT yang diharapkan dapat menjadi amal jariyah.

“Apa yang saya berikan ini adalah titipan dari Allah kepada saya. Untuk itu saya serahkan sertifikat tanah milik saya di Desa Bala tersebut untuk pembangunan Pondok Pesantren Jareqjeq demi kemajuan pendidikan agama Islam di Polewali Mandar,” tambahnya.

Dukungan Samsul Mahmud terhadap pengembangan pesantren di Polewali Mandar disebut telah dilakukan jauh sebelum dirinya menjabat sebagai bupati.

Dalam catatan pengelola pesantren, ia sebelumnya juga pernah mewakafkan satu unit bangunan asrama santriwati yang saat ini berdiri di Kampus 1 Pambusuang dan masih digunakan oleh para santriwati sebagai tempat tinggal sekaligus pusat pembinaan.

Pihak Pondok Pesantren Jareqjeq menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut dan berharap hibah tanah ini dapat mempercepat pembangunan fasilitas pendidikan di Desa Bala.

Pengelola pesantren juga mendoakan agar kebaikan tersebut menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan berkah, kesehatan, dan kemudahan dalam setiap urusan beliau. Semoga ini menjadi amal jariyah yang tak terputus,” tulis pihak pesantren.

Dengan adanya hibah tanah ini, pembangunan fasilitas pendidikan dan pengembangan Pondok Pesantren Jareqjeq di Desa Bala diharapkan segera terealisasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat Polewali Mandar, khususnya di Kecamatan Balanipa.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x