

Kabareditorial.com, Makassar — Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar melalui Bidang Pertanian kembali menggelar Pasar Tani, sebuah kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap minggu pertama dan ketiga setiap bulannya.
Kegiatan ini digelar di area Car Free Day Jalan Jenderal Sudirman dan melibatkan berbagai Kelompok Tani (KT) serta Kelompok Wanita Tani (KWT) dari seluruh Kota Makassar.
Pasar Tani menjadi ruang pemasaran langsung antara petani dan masyarakat, sehingga produk pertanian segar dapat diakses dengan harga lebih terjangkau. Komoditas yang ditawarkan beragam, mulai dari sayuran, buah-buahan, umbi-umbian, tanaman hias, hingga produk olahan pangan dari kelompok wanita tani.
Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar, Aulia Arsyad menyampaikan bahwa Pasar Tani merupakan upaya pemerintah dalam memperkuat rantai pasok pangan lokal serta mendukung kemandirian petani.
“Pasar Tani ini bukan hanya tempat berjualan, tetapi wadah untuk mempertemukan petani dengan masyarakat secara langsung. Dengan demikian, petani mendapatkan pasar yang lebih pasti dan masyarakat memperoleh produk segar berkualitas,” ujarnya, Minggu (7/9).
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkenalkan hasil-hasil urban farming kepada masyarakat luas.
“KT dan KWT yang kami libatkan adalah pelaku utama urban farming di Makassar. Kehadiran mereka di Pasar Tani menunjukkan bahwa pertanian kota dapat berkembang dan memberikan hasil nyata,” jelasnya.
DP2 Makassar berharap Pasar Tani dapat terus menjadi gerakan ekonomi kerakyatan yang mendukung keberlanjutan pangan, memperkuat jejaring petani, serta mendorong gaya hidup sehat masyarakat melalui konsumsi pangan segar hasil produksi lokal.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar