

Kabareditorial.com, Semarang — Universitas Bosowa (Unibos) masuk 28 besar perguruan tinggi peserta Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-39 Tahun 2026. Capaian tersebut ditandai dengan keberhasilan Tim Mapeddi Healer meraih penghargaan Favorit Kategori Presentasi Riset Sosial Humaniora (RSH-1).
Penghargaan yang diumumkan pada 6 November 2026 di Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, itu menjadi capaian mahasiswa Unibos dalam kompetisi ilmiah tingkat nasional yang diikuti perguruan tinggi negeri dan swasta dari berbagai daerah di Indonesia.
Tim Mapeddi Healer merupakan kelompok mahasiswa lintas program studi yang diketuai Ridwan dari Program Studi Psikologi. Anggotanya terdiri atas Salzabilah Irwan, Nur Yuli Andini, Nahdah Humairah Nasrun Hamdat dari Psikologi, serta Nabilah Alfajira Basri dari Program Studi Sosiologi. Tim ini didampingi dosen Tarmizi Thalib, S.Psi., M.A.
Mereka mengangkat penelitian berjudul “Mapeddi Healer: Menelusuri Resiliensi dan Pappaseng Tellu Riala Sappo pada Survivor Child Sexual Abuse Kota Daeng Menuju Post-Traumatic Growth”.
Penelitian tersebut menggabungkan perspektif psikologi, sosiologi, dan kearifan lokal Bugis-Makassar untuk mengkaji resiliensi serta proses pertumbuhan psikologis pascatrauma pada penyintas kekerasan seksual terhadap anak.
Salah satu fokus penelitian adalah nilai *Pappaseng Tellu Riala Sappo*, konsep tiga pagar kehidupan dalam budaya Bugis-Makassar yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhan, diri sendiri, dan sesama. Nilai tersebut dikaji sebagai perspektif kultural untuk memahami ketahanan diri dan dukungan sosial dalam proses pemulihan penyintas.
Ketua Tim Mapeddi Healer, Ridwan, menyebut penghargaan di PIMNAS menjadi pengalaman berharga setelah tim melalui berbagai tahapan penelitian dan persiapan kompetisi.
Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang nasional juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan gagasan penelitian mengenai perlindungan anak dan pemulihan trauma kepada kalangan akademisi yang lebih luas.
Dosen pendamping, Tarmizi Thalib, turut mengapresiasi kerja keras mahasiswa dalam mengembangkan penelitian hingga mempresentasikannya di hadapan dewan penilai. Ia menilai kolaborasi lintas disiplin menjadi salah satu kekuatan penelitian tersebut.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Pengembangan Usaha Unibos, Prof. Dr. H. Nasrullah, S.T., M.T., IAI., juga mengapresiasi capaian Tim Mapeddi Healer dan posisi Unibos dalam 28 besar perguruan tinggi peserta PIMNAS ke-39.
Sementara itu, Kepala Departemen Kemahasiswaan Unibos, Muflih Mubarak, S.E., M.Si., berharap prestasi tersebut mendorong lebih banyak mahasiswa terlibat dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan kompetisi ilmiah tingkat nasional.
Keberhasilan ini menjadi tambahan capaian bagi Unibos dalam pengembangan riset mahasiswa, khususnya bidang sosial humaniora. Kampus berharap prestasi Tim Mapeddi Healer dapat memotivasi mahasiswa lain untuk menghasilkan penelitian yang relevan dengan persoalan masyarakat.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar