22 Tahun Superco, Khong Guan Perluas Aktivasi Brand ke Indonesia Timur

Mardianto
4 Okt 2026 22:42
4 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Khong Guan Group terus memperkuat keberadaan Superco di pasar biskuit Indonesia melalui pengembangan produk sekaligus perluasan aktivitas pemasaran ke berbagai daerah.

Brand Manager PT Khong Guan Biscuit Factory, Ltd., Irfan Hidayatul Fazri, mengatakan Superco merupakan salah satu produk unggulan perusahaan yang telah hadir di Indonesia selama 22 tahun.

“Superco ini kami launching sejak tahun 2004. Jadi, saat ini usia Superco sudah 22 tahun,” ujar Irfan dalam konferensi pers Superco Superfest 2026 di Makassar, Minggu (4/10/2026).

Superco merupakan produk sandwich crackers dengan lapisan krim di bagian dalam. Saat ini, Superco memiliki empat varian rasa, yakni cokelat, srikaya, lemon, serta varian terbaru Gandum Krim Karamel.

Untuk menjangkau konsumen dengan kebutuhan yang beragam, produk tersebut dipasarkan dalam dua jenis kemasan, yakni kemasan pak dan renceng.

“Superco ini adalah crackers dengan lapisan krim di dalamnya. Saat ini kami memiliki empat varian rasa dengan dua jenis packaging, yaitu pak dan renceng. Ada rasa cokelat, srikaya, lemon, dan yang terbaru Gandum Krim Karamel,” jelas Irfan.

Menurut Irfan, pengembangan produk dan varian menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga relevansi Superco di tengah perubahan selera konsumen.

Di sisi pemasaran, Khong Guan juga menjalankan kampanye “Sejuta Bola Superco untuk Indonesia” sebagai salah satu bentuk aktivasi brand yang menyasar keluarga dan generasi muda melalui olahraga sepak bola.

Program tersebut kini memasuki tahun kelima. Setelah sebelumnya digelar di sejumlah wilayah Pulau Jawa, tahun ini Superco untuk pertama kalinya membawa program tersebut ke luar Jawa, dengan Makassar sebagai lokasi pelaksanaan.

“Program Sejuta Bola Superco untuk Indonesia ini sudah berjalan di tahun kelima. Tahun pertama kami di Jabodetabek, tahun kedua Jawa Barat, tahun ketiga Jawa Tengah, tahun keempat Jawa Timur, dan tahun ini kami keluar Pulau Jawa, tepatnya di Sulawesi, di Kota Makassar,” kata Irfan.

Menurutnya, program tersebut dirancang sebagai rangkaian aktivitas pemasaran yang tidak hanya mengandalkan kompetisi, tetapi dimulai dari proses pencarian dan pembinaan talenta.

Rangkaian kegiatan diawali melalui program school to school. Tim Superco mendatangi 15 sekolah di Makassar dan menggelar coaching clinic yang mencakup sesi latihan indoor maupun outdoor.

Dari rangkaian tersebut, tim melakukan pencarian terhadap pemain yang dinilai memiliki potensi.

“Kemarin kami melakukan school to school. Di sana kami melakukan coaching clinic, baik indoor maupun outdoor. Dari semua proses itu, kami mencari anak-anak yang berpotensi,” ujarnya.

Selain aktivasi langsung di sekolah, Superco memanfaatkan kanal digital untuk memperluas jangkauan pencarian talenta. Perusahaan menggelar challenge melalui media sosial @supercobiscuits yang memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan bermain sepak bola.

Dari proses tersebut, lima pemain terpilih melalui program digital. Sementara lima pemain lainnya merupakan perwakilan hasil seleksi dari Palu dan Kendari.

Seluruh proses tersebut menghasilkan 25 pemain yang kemudian mengikuti Superco Supercamp.

Supercamp menjadi tahap lanjutan berupa pembinaan dan pelatihan yang lebih intensif sebelum dilakukan seleksi berikutnya.

“Dari seluruh proses itu terkumpul 25 anak. Kemudian kami melakukan Supercamp, yaitu coaching lanjutan dari proses yang sebelumnya dilakukan melalui school to school,” jelas Irfan.

Dari 25 pemain tersebut, kemudian dipilih 15 pemain untuk membentuk Superco Superteam. Tim tersebut selanjutnya tampil dalam Superco Superfest 2026 bersama 36 SSB dari enam provinsi.

Bagi Khong Guan, rangkaian tersebut sekaligus menjadi strategi untuk mendekatkan brand dengan konsumen melalui aktivitas yang memiliki keterlibatan langsung.

“Kalau kita lihat, anak-anak ini sangat antusias dan memiliki potensi dalam bermain sepak bola,” kata Irfan.

Pada puncak Superco Superfest 2026 di Makassar, sebanyak 720 pemain dari 36 SSB ambil bagian. Peserta berasal dari enam provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat.

Irfan mengatakan perluasan program ke Sulawesi menjadi bagian dari upaya Superco memperluas jangkauan kampanye sekaligus mengenalkan produk dan nilai brand kepada konsumen di luar Pulau Jawa.

“Dari 15 sekolah yang kami datangi, kemudian hari ini di Superfest ada 720 anak yang bermain bersama 36 SSB dari enam provinsi,” ujarnya.

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x