Pegadaian Perkuat Edukasi Digital, 150-an Peserta Magang Dampingi Masyarakat Gunakan TRING

Mardianto
1 Sep 2026 09:36
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — PT Pegadaian (Persero) memperkuat edukasi digital kepada masyarakat untuk mendorong pemanfaatan aplikasi TRING Pegadaian sebagai bagian dari transformasi layanan perusahaan.

Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VI SulSelBarRa Maluku, Pratikno, mengatakan transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan penyediaan teknologi, tetapi juga memastikan masyarakat mampu memanfaatkan layanan digital tersebut.

Menurutnya, tingkat literasi digital masyarakat masih beragam. Sebagian masyarakat sudah terbiasa menggunakan berbagai platform digital, sementara sebagian lainnya masih membutuhkan pendampingan.

“Kecanggihan atau awareness seluruh saudara-saudara kita juga belum merata. Ada ibu-ibu rumah tangga yang belum terlalu aware menggunakan platform digital,” kata Pratikno dalam media gathering Pegadaian.

Untuk menjembatani kesenjangan tersebut, Pegadaian menempatkan peserta magang di sejumlah kantor cabang dan outlet untuk membantu memberikan edukasi mengenai penggunaan aplikasi TRING.

“Di seluruh kantor cabang dan outlet kita, ada anak magang mahasiswa khusus untuk edukasi TRING,” ujarnya.

Pratikno menyebut jumlah peserta yang terlibat dalam program tersebut mencapai sekitar 150 orang. Mereka merupakan lulusan perguruan tinggi atau fresh graduate yang diberikan insentif selama menjalankan tugas edukasi kepada masyarakat.

“Ada 150-an adik-adik kita yang sudah lulus kuliah, fresh graduate, kemudian kita berikan insentif. Insentif itu Rp2,5 juta setiap bulan khusus mengedukasi masyarakat terkait aplikasi TRING,” kata Pratikno.

Menurutnya, keberadaan tenaga edukasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang masih mengalami kesulitan dalam menggunakan layanan digital Pegadaian.

Pegadaian juga membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi apabila terdapat kelompok atau lingkungan yang membutuhkan edukasi penggunaan TRING.

“Kalau misalnya Bapak-Ibu menemukan tetangga atau saudara yang jumlahnya cukup banyak kemudian belum aware menggunakan TRING, boleh diinformasikan kepada kami atau ke cabang yang bersangkutan,” ujarnya.

Pegadaian, kata Pratikno, siap melakukan edukasi secara langsung melalui kegiatan masyarakat maupun forum di tingkat lingkungan.

“Kami siap untuk melakukan edukasi,” katanya.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Pegadaian memperluas pemanfaatan layanan digital sekaligus memastikan transformasi layanan dapat diakses oleh masyarakat dengan tingkat literasi digital yang beragam.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x