
Hasrah Daeng Mayang, seorang lansia di Desa Bontoramba, Kec. Somba Opu, Gowa, menandatangani berkas usai menggadaikan gelang emas kesayangannya di Toko Radit Agen Pegadaian, Kamis (18/09/2025). Bagi Hasrah, layanan agen di desanya memberi kemudahan tanpa harus jauh ke kota. (Foto : Mardianto/Kabareditorial.com).Kabareditorial.com, Makassar — Jaringan Agen Pegadaian terus menjadi salah satu kanal penting dalam memperluas akses layanan PT Pegadaian (Persero) kepada masyarakat. Kontribusi bisnis yang berasal dari jaringan agen kini disebut telah mencapai sekitar 10 persen.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah VI SulSelBarRa Maluku, Pratikno, mengatakan capaian tersebut menunjukkan peran strategis agen dalam mendekatkan layanan Pegadaian kepada masyarakat.
“Sekarang posisinya kurang lebih 10 persen dari kontribusi bisnis kami. Cukup luar biasa,” kata Pratikno dalam media gathering Pegadaian.
Menurutnya, Agen Pegadaian dibangun dengan konsep kemitraan. Masyarakat yang bergabung sebagai agen menjadi mitra perusahaan untuk membantu memberikan akses layanan Pegadaian di lingkungan masing-masing.
“Kami membuka agen untuk Bapak-Ibu sekalian yang berkenan dan bersedia untuk menjadi partner Pegadaian dalam mend eliver value ke masyarakat,” ujarnya.
Pratikno mengatakan kontribusi sekitar 10 persen dari jaringan agen menjadi indikator bahwa kanal kemitraan tersebut memiliki peran yang cukup besar dalam menopang aktivitas bisnis Pegadaian.
Pertumbuhan jaringan agen juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk terlibat dalam ekosistem bisnis Pegadaian tanpa harus menjadi karyawan perusahaan.
Menurut Pratikno, skema kemitraan tersebut dilengkapi dengan mekanisme insentif bagi agen. Hal ini menjadi salah satu bentuk apresiasi atas kontribusi mitra dalam memperluas layanan perusahaan.
“Ini ada mekanisme insentifnya yang cukup menarik untuk Bapak-Ibu sekalian,” katanya.
Pegadaian pun membuka kesempatan bagi masyarakat yang memiliki ketertarikan untuk menjadi bagian dari jaringan agen perusahaan.
Pratikno mengajak masyarakat yang memiliki saudara, tetangga, maupun jaringan komunitas yang berpotensi menjadi mitra untuk memanfaatkan peluang tersebut.
“Kami open untuk menjadi Agen Pegadaian,” ujarnya.
Dengan kontribusi bisnis yang telah mencapai sekitar 10 persen, jaringan agen menjadi salah satu instrumen Pegadaian dalam memperluas jangkauan layanan sekaligus membangun kemitraan ekonomi dengan masyarakat di tingkat lokal.


Tidak ada komentar