KDM Kembalikan Mahkota Binokasih ke Museum Prabu Geusan Ulun

Mardianto
19 Mei 2026 21:45
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Sumedang — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengembalikan Mahkota Binokasih Sanghyang Pake kepada pihak Keraton Sumedang Larang usai digunakan dalam rangkaian Kirab Milangkala Tatar Sunda di sembilan kota dan kabupaten di Jawa Barat.

Melalui prosesi penyambutan adat, pusaka Kerajaan Sunda peninggalan abad ke-14 tersebut kembali disimpan di Museum Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang, Senin (18/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa KDM mengatakan kegiatan Kirab Budaya Tatar Sunda memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

“Coba lihat hotel-hotel penuh, orang yang berkunjung ke Jawa Barat makin meningkat, dan beberapa daerah mulai tampak bersih,” ujarnya di Gedung Negara Sumedang.

Menurut KDM, pelaksanaan kirab budaya tidak hanya bertujuan melestarikan budaya Sunda, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong penataan kawasan dan memperkuat identitas daerah.

Ia berharap seluruh daerah di Jawa Barat dapat terus melakukan pembenahan, mulai dari kebersihan lingkungan hingga penataan kawasan bersejarah agar lebih tertata dan menarik.

KDM mencontohkan kondisi kawasan keraton di Cirebon yang dinilainya perlu mendapat perhatian serius, terutama terkait keselarasan tata ruang dan bangunan di sekitarnya.

“Ke depan, seluruh bangunan yang ada di sekitar keraton harus selaras. Dengan begitu akan melahirkan gelombang publik untuk datang berkunjung,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat agar tidak semata-mata berorientasi pada peningkatan jumlah wisatawan, melainkan lebih fokus pada penataan lingkungan dan kualitas kawasan.

“Yang paling utama kita jangan dulu berpikir wisata, jangan dulu berpikir orang berkunjung. Kita urus dulu kampung kita, kota ditata dengan baik. Nanti setelah itu akan ada hikmahnya,” pungkasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x