Ketua MUI Bantaeng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dalam Pemilu 2024

Kabareditorial.com, Bantaeng — Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bantaeng Muhammad Gafrawi Kadir mengimbau agar warga Bantaeng menjaga persatuan menyikapi pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

MUI Bantaeng mengapresiasi proses Pemilu 2024 pada tahap kampanye dan sebagainya sudah terlaksanakan dengan baik. Meskipun terdapat retorika dan dinamika, namun MUI Bantaeng menilai cukup kondusif dan tidak ada hal yang menimbulkan anarkis.

Karenanya, MUI memberikan imbauan kepada masyarakat terkait Pemilu 2024 sebagai puncak pesta demokrasi lima tahunan yang kali ini sekaligus pemilihan mulai dari presiden, calon legislatif maupun calon dari dewan perwakilan daerah.

Imbauan pertama, soal kondusifitas wilayah dengan menghindari politik uang dan politik identitas.

“Mari kita jaga kekompakan kita, mari kita jaga keutuhan kita, mari kita jaga situasi dan kondisi supaya tetap kondusif. Hindari politik identitas, hindari juga money politik, karena money politik itu dalam agama kita laknatullah. Allah melaknak orang memberi suap dan yang menerima suap,” katanya.

Kedua, masyarakat diminta untuk menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya dan jangan sampai ada yang golput.

Ia juga mengingatkan akan bahaya dari berita bohong atau hoax. Menurutnya hoax sangat berdampak negatif bagi pelaksanaan pemilu.

“Hindari juga berita hoax karena didalam agama kita berita hoax karena didalam agama kita didalam surat al-hujurat mengatakan, hai orang-orang yang beriman hindari perasaan berprasangka karena sebagian prasangka itu adalah dosa,” tambahnya.

Menurutnya, karena namanya pemilihan, ada yang disebut menang ada yang disebut kalah. Dia meminta kepada yang kalah maupun yang menang untuk bersikap wajar.

Pihak yang kalah diminta agar tidak menunjukkan sikap yang berlebihan sehingga merugikan bangsa ini. Begitu pula pihak yang menang juga diharapkan untuk bersikap wajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *