

Kabareditorial.com, Makassar — Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar menyalurkan bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan nila kepada kelompok penerima manfaat di Kelurahan Lariangbangi, Kecamatan Makassar, Selasa (4/8/2026).
Bantuan tersebut diserahkan langsung Kepala DP2 Kota Makassar, Aulia Arsyad, S.STP., M.Si., kepada kelompok penerima manfaat. Kegiatan turut dihadiri Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Sekretaris Kecamatan Makassar, Lurah Lariangbangi, serta para Ketua RT/RW.
Aulia mengatakan, bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan nila merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Makassar memperkuat program Urban Farming Terintegrasi.
Menurutnya, pengembangan perikanan budidaya di kawasan perkotaan dapat menjadi salah satu cara mengoptimalkan lahan sekaligus mendorong masyarakat menghasilkan sumber pangan secara mandiri.
“Budidaya ikan nila ini menjadi bagian dari Urban Farming Terintegrasi yang kita kembangkan. Kita ingin potensi lahan yang ada dapat dimanfaatkan secara produktif, sehingga masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat dari sisi pangan, tetapi juga memiliki peluang untuk meningkatkan perekonomian,” ujar Aulia.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok penerima dan dikelola secara berkelanjutan.
“Bantuan ini harus dimanfaatkan dengan baik dan dijaga keberlanjutannya. Harapan kita produktivitas budidaya meningkat, kelompok semakin mandiri, dan hasilnya dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” katanya.
Aulia menambahkan, keberhasilan program budidaya ikan di kawasan perkotaan membutuhkan komitmen dan keterlibatan aktif kelompok penerima manfaat. Karena itu, pengelolaan bantuan diharapkan dilakukan secara bersama-sama dan berorientasi pada keberlanjutan.
Pengembangan budidaya ikan nila tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi DP2 Makassar dalam memperluas implementasi Urban Farming Terintegrasi dengan menggabungkan berbagai sektor pangan di kawasan perkotaan.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap pemanfaatan lahan dapat semakin produktif, ketahanan pangan masyarakat semakin kuat, serta tercipta peluang ekonomi baru yang mendukung kesejahteraan warga.


Tidak ada komentar