

Kabareditorial.com, Polman — Panglima Kodam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Bulu Bawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Kamis (25/6/2026).
Peresmian jembatan gantung tersebut dihadiri Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud, Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Polewali Mandar, serta pejabat utama Kodam XXIII/Palaka Wira.
Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XXIII/Palaka Wira, Korem 142/Tatag, dan Kodim 1402/Polman atas dukungan pembangunan infrastruktur yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.
“Alhamdulillah, ini merupakan program yang luar biasa karena mampu membuka akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan masyarakat sehingga dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Polewali Mandar,” kata Samsul Mahmud.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang telah menanti selama puluhan tahun akibat keterbatasan anggaran pemerintah daerah.
Ia menilai sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil menghadirkan solusi bagi wilayah yang selama ini mengalami keterbatasan akses transportasi.
Samsul Mahmud juga berharap usulan pembangunan 45 unit Jembatan Perintis Garuda yang terdiri atas jembatan gantung, jembatan Armco, dan jembatan beton di sejumlah wilayah Polewali Mandar dapat direalisasikan secara bertahap.
“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas perhatian dan dukungannya sehingga pembangunan jembatan di Kabupaten Polewali Mandar dapat terlaksana,” ujarnya.
Sementara itu, Pangdam XXIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, mengatakan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan implementasi arahan Presiden Republik Indonesia dalam membuka keterisolasian wilayah melalui pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Pada intinya, kami melaksanakan perintah Bapak Presiden untuk membuka akses masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat semakin baik dan maju,” katanya.
Menurut Pangdam, tersedianya akses transportasi yang memadai akan memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, memudahkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam juga menyampaikan pantun yang disambut antusias masyarakat.
“Burung Garuda terbang perkasa, hinggap sejenak di pohon meranti. Jembatan Garuda berdiri menyambung desa, menghubungkan hati dan membangun negeri Polewali Mandar.”
Ia berharap masyarakat bersama aparat kewilayahan dapat menjaga dan merawat jembatan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Jembatan Perintis Garuda yang dibangun Kodim 1402/Polman bersama masyarakat itu memiliki panjang 45 meter dan diselesaikan dalam waktu 37 hari. Jembatan tersebut menghubungkan Dusun Bulu Bawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, dengan Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali.
Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, memudahkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar