

Kabareditorial.com, Jakarta — Indonesia kembali mencatatkan langkah penting dalam pengembangan ekonomi kreatif digital. Adobe Express memilih Indonesia sebagai negara pertama peluncuran program monetisasi kreator yang memungkinkan para kreator memperoleh penghasilan langsung dari karya yang mereka hasilkan melalui platform Adobe Express.
Program ini merupakan bagian dari kolaborasi strategis antara Indosat Ooredoo Hutchison, Adobe, dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional serta membuka peluang baru bagi generasi muda Indonesia dalam memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI).
Melalui program tersebut, para kreator dapat membuat dan mempublikasikan template yang dirancang secara lokal di Adobe Express. Karya-karya tersebut berpotensi menghasilkan pendapatan sekaligus memperluas jangkauan pasar bagi para kreator Indonesia.
Tak hanya itu, peserta terpilih juga akan memperoleh kesempatan menampilkan karya mereka di IDEAFEST, salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia yang menjadi ajang bertemunya para pelaku industri kreatif, inovator, dan komunitas kreatif dari berbagai daerah.
Program monetisasi kreator ini juga mendapat dukungan dari ekosistem ekonomi kreatif Kementerian Ekonomi Kreatif sehingga peserta memiliki peluang lebih besar untuk menjalin kolaborasi, memperluas jaringan profesional, serta mengembangkan karya menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, Indosat mengoptimalkan program Generasi Terkoneksi (GENSi) sebagai platform pemberdayaan generasi muda. Setelah membekali lebih dari 10.000 anak muda Indonesia melalui berbagai program literasi digital dan pembelajaran kreatif, GENSi menargetkan menjangkau 15.000 generasi muda sepanjang tahun 2026.
Melalui jaringan komunitas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, GENSi diharapkan dapat membantu generasi muda memahami cara memanfaatkan teknologi digital untuk membangun eksistensi, mengembangkan kreativitas, serta menciptakan dampak positif bagi masyarakat.
Indosat juga berencana menghadirkan penawaran khusus Adobe Express bagi pelanggan IM3 dan Tri sehingga berbagai perangkat kreatif dan teknologi berbasis AI dapat diakses lebih luas oleh masyarakat Indonesia.
Kolaborasi ini turut diperkuat melalui program ECHOES (Ekraf Creates Harmony on Education Sector) atau Ekraf Goes to School and Campus yang diinisiasi Kementerian Ekonomi Kreatif. Program tersebut menjadi wadah pengembangan kapasitas generasi muda melalui edukasi ekonomi kreatif, teknologi digital, kekayaan intelektual, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan.
Melalui ECHOES, para pelajar, mahasiswa, kreator, dan komunitas kreatif diberikan akses terhadap wawasan, keterampilan, serta jejaring yang dibutuhkan untuk berkembang di industri kreatif dan ekonomi digital yang terus tumbuh.
Indosat, Adobe, dan Kementerian Ekonomi Kreatif saat ini juga tengah menjajaki integrasi berbagai perangkat kreatif Adobe ke dalam program GENSi guna memperkuat kemampuan peserta dalam bidang desain, komunikasi visual, storytelling digital, hingga pembuatan konten digital.
Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan lebih banyak peluang bagi masyarakat Indonesia untuk berkembang dari tahap belajar, berkarya, hingga menghasilkan nilai ekonomi dari kreativitas yang dimiliki.
“Melalui GENSi, kami ingin membantu lebih banyak generasi muda Indonesia memahami cara memanfaatkan teknologi digital secara produktif, memperkuat kreativitas mereka, serta membuka peluang ekonomi baru di era kecerdasan buatan,” demikian semangat yang diusung Indosat dalam program pemberdayaan generasi muda tersebut.
Sementara itu, melalui program ECHOES, Kementerian Ekonomi Kreatif menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem talenta kreatif yang siap menghadapi tantangan masa depan.
Program ini diharapkan mampu memastikan lebih banyak generasi muda Indonesia memiliki kesempatan untuk belajar, berkarya, berkolaborasi, dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
“Melalui ECHOES, kami ingin memperluas akses generasi muda terhadap pengetahuan ekonomi kreatif, teknologi digital, dan AI sehingga mereka memiliki kesiapan untuk berinovasi, menciptakan karya bernilai tambah, serta mampu bersaing di tingkat global,” demikian komitmen yang terus didorong Kementerian Ekonomi Kreatif.
Pada akhirnya, kolaborasi Indosat, Adobe, dan Kementerian Ekonomi Kreatif diharapkan dapat menjadi jembatan bagi lahirnya generasi kreatif Indonesia yang mampu mengubah ide menjadi karya, karya menjadi peluang, dan peluang menjadi nilai ekonomi yang berkelanjutan.
“Ketika setiap orang memiliki akses terhadap perangkat, platform, dan dukungan yang tepat, maka ide-ide besar dapat lahir dari mana saja dan memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia,” tutup pernyataan bersama ketiga pihak.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar