

Kabareditorial.com, Polewali Mandar — Ribuan warga memadati Lapangan Pancasila di Jalan Ratulangi, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, untuk melaksanakan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026).
Antusiasme masyarakat begitu tinggi hingga area lapangan tidak mampu menampung seluruh jemaah. Sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi pun digunakan untuk pelaksanaan salat berjamaah.
Salat Id tersebut turut dihadiri Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, bersama Wakil Bupati Andi Nursami Masdar.
Meski sebelumnya terdapat perbedaan penetapan 1 Syawal, di mana Muhammadiyah telah lebih dahulu merayakan Idulfitri pada 20 Maret 2026, suasana salat Id tetap berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan.
Dalam sambutannya, Bupati Samsul Mahmud menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri sekaligus permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Polewali Mandar.
“Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin apabila selama masa kepemimpinan kami terdapat kekurangan. Semoga ke depan kita bisa lebih baik lagi,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati yang berpasangan dengan Andi Nursami Masdar (ASSAMI) juga memaparkan sejumlah capaian selama satu tahun kepemimpinannya.
Ia menyebut, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Polewali Mandar mengalami peningkatan dari 69,88 menjadi 70,71 dan masuk kategori tinggi. Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 15,66 persen menjadi 14,07 persen.
Di sektor kesehatan, Pemkab Polewali Mandar meraih capaian Universal Health Coverage (UHC) sebesar 99,34 persen. Program ini diharapkan terus berlanjut agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan tanpa terbebani biaya.
“Capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakat,” tambahnya.
Pemerintah daerah juga terus melakukan pembenahan layanan kesehatan, termasuk peningkatan fasilitas di RSUD Andi Depu Polewali yang merupakan rumah sakit tipe B dan rujukan regional di Sulawesi Barat dengan dukungan 59 tenaga dokter.
Selain itu, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan telah menjangkau 39.376 warga, termasuk 25.714 pekerja rentan.
Di bidang pendidikan, pemerintah telah mendirikan sekolah rakyat pada 2025. Sementara dalam aspek digitalisasi, penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) mencatat indeks 4,00 dengan predikat baik, bahkan menjadi salah satu yang terbaik di Indonesia Timur.
Bupati berharap seluruh capaian tersebut dapat terus ditingkatkan melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat demi mewujudkan Polewali Mandar yang lebih maju dan sejahtera.


Tidak ada komentar