OJK Sulselbar Terima 752 Layanan Konsumen, Perbankan Paling Banyak Diadukan

Mardianto
4 Agu 2026 11:39
1 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat mencatat 752 layanan konsumen sepanjang Januari hingga Mei 2026.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 492 merupakan pemberian informasi, 139 pengaduan, dan 121 penerimaan informasi dari masyarakat.

Sektor perbankan menjadi penyumbang layanan terbanyak dengan 296 layanan. Berikutnya fintech sebanyak 242 layanan dan perusahaan pembiayaan sebanyak 134 layanan.

Direktur Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK), Perlindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Sulselbar, Arif Mahfud, menekankan pentingnya akses layanan pengaduan bagi masyarakat yang menghadapi persoalan dengan lembaga jasa keuangan.

“Layanan konsumen menjadi salah satu bentuk kehadiran OJK dalam melindungi masyarakat. Kami ingin memastikan konsumen memiliki akses untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pengaduan ketika menghadapi permasalahan dengan produk dan layanan jasa keuangan.” jelas Arief.

Selain sektor perbankan, fintech, dan perusahaan pembiayaan, layanan konsumen juga berasal dari sektor non-lembaga jasa keuangan sebanyak 29 layanan, asuransi 25 layanan, modal ventura 12 layanan, lembaga jasa keuangan lainnya delapan layanan, serta pasar modal enam layanan.

OJK juga mencatat 7.094 permintaan informasi debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) selama Januari hingga Mei 2026.

Jumlah tersebut terdiri atas 5.091 layanan tatap muka dan 2.003 layanan daring.

OJK mengimbau masyarakat memanfaatkan saluran resmi apabila membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan terkait produk dan layanan jasa keuangan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page