Potensi Ekonomi Syariah Indonesia Besar, OJK Minta Industri Perkuat Inovasi dan Daya Saing

Mardianto
3 Nov 2026 08:57
1 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. Jumlah penduduk muslim yang besar, ditambah potensi pasar dan ekosistem industri halal, menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.

Namun, potensi tersebut membutuhkan strategi pengembangan yang terarah agar dapat memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, mengatakan Indonesia memiliki modal besar untuk mengembangkan industri keuangan dan ekonomi syariah.

“Kita semua paham bahwa Indonesia adalah negara dengan salah satu penduduk muslim terbesar di dunia. Jadi sebenarnya potensinya itu sangat besar. Kemudian potensi pasar ekosistem syariah Indonesia juga sangat besar,” kata Friderica.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa pengembangan industri harus diikuti penguatan kapasitas kelembagaan, inovasi, dan daya saing.

OJK juga menilai kepercayaan konsumen dan koordinasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam memperluas pasar.

Capaian Indonesia yang berada di peringkat keempat Global Islamic Economy Indicator 2025/2026 menjadi salah satu gambaran potensi tersebut.

OJK berharap penguatan ekosistem dapat mendorong Indonesia tidak hanya menjadi pasar produk halal dan keuangan syariah, tetapi juga semakin berperan sebagai pemain penting dalam industri ekonomi Islam dunia.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page