

Kabareditorial.com, MAKASSAR – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) mengumumkan sejumlah pemenang program Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026. Bank Sulselbar dan Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi dua lembaga yang meraih penghargaan dalam kategori Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK).
Pengumuman pemenang dilakukan di sela-sela kegiatan Halal Bihalal OJK Sulselbar bersama para mitra. Program GERAK Syariah sendiri merupakan bagian dari upaya OJK memperluas pemahaman masyarakat sekaligus meningkatkan akses terhadap produk dan layanan keuangan syariah.
Dalam kategori PUJK, Bank Sulselbar meraih penghargaan Literasi Keuangan Syariah Termasif dan Konten Sosial Media Terviral. Sementara itu, BSI menjadi pemenang kategori Inklusi Keuangan Syariah Tertinggi. Adapun Bank Mandiri meraih penghargaan kategori Kegiatan Sosial Inspiratif.
Kepala OJK Sulselbar, Moch Muchlasin, mengatakan pelaksanaan GERAK Syariah 2026 di wilayah Sulselbar mencatatkan capaian yang signifikan. Sepanjang program berlangsung, tercatat 98 kegiatan edukasi dengan jangkauan lebih dari 903 ribu peserta.
“Sepanjang pelaksanaan GERAK Syariah di wilayah OJK Sulselbar mencatat capaian yang signifikan, dengan 98 kegiatan edukasi yang menjangkau lebih dari 903 ribu peserta,” ungkap Muchlasin.
Selain kategori lembaga, OJK Sulselbar juga mengumumkan pemenang lomba video konten media sosial untuk masyarakat umum. Ananda Ratu Azzarah meraih Juara 1, disusul Abdul Alif sebagai Juara 2 dan Anni Atiqah Mahdiyyah sebagai Juara 3.
Muchlasin berharap program tersebut dapat mendorong semakin banyak masyarakat mengenal dan memanfaatkan produk serta layanan keuangan syariah.
“Melalui program GERAK Syariah ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan produk dan layanan keuangan syariah semakin meningkat,” ujarnya.
Secara nasional, pelaksanaan GERAK Syariah 2026 juga mencatatkan peningkatan jangkauan kegiatan sosial dan edukasi. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono, menyebut jumlah penerima manfaat sosial mencapai 266.421 orang dengan dana sosial yang tersalurkan sebesar Rp86,2 miliar.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 158.203 penerima manfaat sosial dengan dana sosial terhimpun sebesar Rp30,75 miliar.
“Capaian GERAK Syariah 2026 menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap keuangan syariah terus meningkat dan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi syariah nasional,” kata Dicky.
Dari sisi kegiatan, GERAK Syariah 2026 secara nasional menyelenggarakan 1.283 kegiatan literasi, 459 kegiatan inklusi, dan 890 kegiatan sosial. Jumlah peserta edukasi tercatat mencapai 8.350.391 orang atau meningkat 31 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara itu, penghimpunan dana melalui rangkaian kegiatan tersebut mencapai Rp6,83 triliun dan penyaluran dana sebesar Rp6,86 triliun. Kedua capaian tersebut juga meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya.
Dicky menegaskan, kolaborasi berbagai pihak menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan edukasi dan akses keuangan syariah.
“Dengan bergerak bersama, upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah dapat tumbuh lebih pesat, menjangkau masyarakat yang lebih luas, serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar