UMI Raih Lima Penghargaan Nasional di Abdidaya Ormawa 2026, Tiga Terbaik I

Mardianto
25 Okt 2026 10:54
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar menutup pelaksanaan Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026 dengan capaian membanggakan.

Selain dipercaya menjadi tuan rumah ajang nasional tersebut, UMI juga berhasil membawa pulang lima penghargaan, terdiri atas tiga Terbaik I dan dua Terbaik II.

Berdasarkan rekapitulasi jumlah penghargaan dalam keputusan dewan juri, UMI menempati urutan ke-12 dari 60 perguruan tinggi peserta.

Rektor UMI, Prof. Hambali Thalib, mengatakan, capaian ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja bersama mahasiswa, dosen pendamping, dan unsur kelembagaan kampus dalam mengembangkan kreativitas organisasi serta program pengabdian kepada masyarakat.

“Bagi UMI, prestasi tersebut bukan semata-mata tentang jumlah penghargaan yang diraih. Pengakuan itu juga mencakup berbagai aspek pengembangan kemahasiswaan, mulai dari penguatan identitas organisasi, inovasi pemberdayaan desa, keberlanjutan program, hingga dukungan institusi,” jelasnya dalam sambutan penutupan, Sabtu (24/10).

Tiga Penghargaan Terbaik I

Salah satu penghargaan tertinggi diraih UKM Pusat Pengembangan Riset Mahasiswa (PERISAI) UMI yang memperoleh Terbaik I kategori Ormawa dengan Branding Terkuat.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya organisasi mahasiswa dalam membangun identitas, memperkenalkan kegiatan, serta memperkuat komunikasi untuk mendukung program kemahasiswaan,” tambahnya.

Prestasi berikutnya datang dari program Pemberdayaan Desa Hutan Pinus Berbasis Ecoforestry di Bonto Manurung. Program tersebut meraih Terbaik I kategori Stand Expo Terfavorit.

Melalui program ini, mahasiswa mengangkat potensi hutan pinus sebagai sumber daya lokal yang dapat dikembangkan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Inisiatif tersebut juga membuka peluang peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat setempat.

Sementara itu, Terbaik I kategori Dosen Pendamping dengan Keberlanjutan Terbaik diraih ST Hajrah Mansyur.

Penghargaan ini menegaskan pentingnya peran dosen dalam memastikan program pengabdian mahasiswa tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi memiliki keberlanjutan sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan masyarakat.

Ketiga penghargaan Terbaik I tersebut mencerminkan keterkaitan antara kreativitas mahasiswa, pendampingan dosen, dan pengembangan program yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Selain tiga penghargaan Terbaik I, UMI meraih Terbaik II kategori Perguruan Tinggi dengan Dukungan Paling Komprehensif.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas dukungan kelembagaan UMI dalam membina organisasi kemahasiswaan dan menunjang pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat.

Dukungan tersebut menjadi salah satu unsur penting dalam mendorong mahasiswa mengembangkan gagasan, menjalankan program, serta membangun kemitraan yang dapat memperluas manfaat pengabdian.

Dengan lima penghargaan yang diraih, UMI menjadikan Abdidaya Ormawa 2026 sebagai momentum untuk mengapresiasi kerja bersama sekaligus memperkuat komitmen dalam mengembangkan kegiatan kemahasiswaan yang inovatif dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page