SERAMBI 2026 di Makassar, BI Sulsel Siapkan Puluhan Ribu Paket Uang Baru untuk Ramadan dan Idulfitri

Mardianto
20 Feb 2026 17:29
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan kembali menggelar program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 pada 19 Februari 2026 di Makassar. Program ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan uang layak edar, tetapi juga menjaga tradisi pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) kepada keluarga saat Idulfitri.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi bersama Kepala Perwakilan BI Sulsel Rizki E. Wimanda. Hadir pula Ketua MUI Sulawesi Selatan Nadjamuddin Abduh Shafa, Ketua Perbanas Sulawesi Selatan Harry Edward Kwenre, unsur perbankan, pengurus yayasan masjid, serta para undangan lainnya.

Dalam SERAMBI 2026, BI Sulsel menyiapkan 26.143 paket penukaran uang baru di 120 titik layanan. Jumlah ini meningkat 61 persen dibanding realisasi tahun 2025 sebanyak 16.243 paket. Kenaikan tersebut sejalan dengan kebutuhan uang kartal Ramadan 2026 yang tumbuh sekitar 5 persen secara tahunan menjadi Rp4,5 triliun, didorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatnya mobilitas masyarakat.

BI Sulsel bersama 31 bank menyediakan berbagai jenis layanan penukaran uang. Layanan sinergi perbankan menyiapkan 7.000 paket yang berlangsung 24 Februari hingga 13 Maret 2026 di 70 loket bank, terdiri dari 20 loket di Makassar dan 50 di luar kota.

Selain itu, tersedia layanan ritel rumah ibadah sebanyak 3.000 paket yang digelar pada 24 Februari hingga 10 Maret 2026 di 10 masjid di Makassar dan sejumlah daerah seperti Gowa, Takalar, Enrekang, Pangkep, Malili, dan Kepulauan Selayar.

BI juga menghadirkan layanan terpadu sebanyak 12.000 paket yang digelar 25 Februari hingga 12 Maret 2026 di tujuh lokasi strategis di berbagai kabupaten/kota. Sementara layanan tematik Serambi Phinisi sebanyak 600 paket akan menjangkau wilayah kepulauan pada 8 Maret 2026, termasuk Pulau Tanakeke, Pulau Lae-Lae, dan Pulau Barang Lompo.

Setiap masyarakat dapat menukarkan uang hingga maksimal Rp5,3 juta per orang dengan pecahan mulai dari Rp1.000 hingga Rp50.000. Selain itu, masyarakat juga dapat menukarkan Uang Rupiah Khusus Rp75.000 hingga maksimal 200 lembar atau Rp15 juta per orang.

Untuk melakukan penukaran, masyarakat wajib memesan layanan melalui aplikasi PINTAR, hadir sesuai jadwal yang dipilih, serta membawa bukti pemesanan, KTP, dan uang tunai yang akan ditukar.

Pada kesempatan tersebut, Kepala BI Sulsel Rizki E. Wimanda mengingatkan masyarakat untuk merawat uang Rupiah dengan prinsip 5J, yakni tidak dilipat, dicoret, diremas, distapler, atau dibasahi. Ia juga mengajak masyarakat mewaspadai uang palsu dengan metode 3D: dilihat, diraba, dan diterawang, serta berbelanja secara bijak selama Ramadan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan SERAMBI 2026 yang dinilai menjadi momen penting dalam memastikan ketersediaan uang layak edar bagi masyarakat Sulawesi Selatan selama bulan suci Ramadan hingga Idulfitri.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x