

Kabareditorial.com, Polman — Komunitas Sahabat Penyu bersama Mandar Lestari, sejumlah jurnalis, dan masyarakat setempat menggelar aksi penanaman pohon di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Polewali Mandar, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pelestarian lingkungan yang bertujuan menjaga sumber mata air, mengurangi risiko abrasi sungai, serta mencegah longsor dan bencana ekologis lainnya saat musim hujan.
Dalam aksi tersebut, peserta menanam berbagai jenis pohon konservasi dan pohon produktif. Pohon konservasi ditanam untuk memperkuat fungsi ekologis kawasan DAS dan menjaga keseimbangan lingkungan, sementara pohon produktif diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Penanggung jawab kegiatan, Gazali, mengatakan penanaman pohon merupakan langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mengurangi risiko bencana yang dapat mengancam masyarakat di wilayah hilir.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah bencana, menjaga sumber mata air, serta mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penanaman pohon produktif yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga,” kata Gazali.
Menurutnya, keberadaan vegetasi di kawasan hulu sungai memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan air dan mencegah terjadinya erosi yang dapat memicu sedimentasi sungai maupun longsor.
Ketua Mandar Lestari, Tamrin, mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut. Ia menilai pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi dan kesadaran bersama dari seluruh elemen masyarakat.
“Pelestarian lingkungan membutuhkan dukungan semua pihak. Semakin banyak yang terlibat, semakin besar pula manfaat yang bisa dirasakan masyarakat dan keberlanjutan program ini dapat terjaga,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Wai Tipalayo sebagai salah satu pihak yang memanfaatkan sumber air dari kawasan DAS Polewali Mandar. Menurut pihak PDAM, keberlangsungan sumber air baku sangat bergantung pada kondisi lingkungan di wilayah hulu sungai.
Karena itu, kegiatan penanaman pohon dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kualitas dan kuantitas sumber air yang menjadi kebutuhan utama masyarakat Polewali Mandar.
Melalui kegiatan tersebut, peserta berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kawasan hulu sungai dan kelestarian lingkungan terus meningkat. Dengan kondisi DAS yang tetap terjaga, ketersediaan sumber air diharapkan dapat berkelanjutan dan dinikmati oleh generasi mendatang.
Selain menjaga keseimbangan ekosistem, upaya penghijauan di kawasan DAS juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan daerah dalam menghadapi perubahan iklim dan meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar