

Kabareditorial.com, Makassar — Tantangan ekonomi mulai memengaruhi pilihan masyarakat dalam membeli kendaraan. Konsumen tetap melakukan pembelian, tetapi cenderung memilih mobil dengan harga yang lebih terjangkau sesuai kemampuan finansial mereka.
Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengatakan pergeseran tersebut terlihat dari perubahan preferensi konsumen dalam gelaran Toyota Auto Show 2026 di Mal Ratu Indah (MaRI), Makassar.
“Daya beli masyarakat masih ada, tetapi sekarang lebih cenderung bergeser ke segmen menengah ke bawah. Mereka tetap belanja, hanya memilih kendaraan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Suliadin.
Menurutnya, kondisi ekonomi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kapasitas konsumen dalam membeli kendaraan. Jika sebelumnya model tertentu lebih banyak diminati, kini konsumen semakin mempertimbangkan harga agar sesuai dengan kemampuan belanja.
Suliadin menegaskan, kondisi tersebut tidak serta-merta menunjukkan masyarakat berhenti membeli mobil. Sebaliknya, terjadi perubahan pilihan ke model yang dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan dan anggaran.
“Jadi sebenarnya masyarakat tetap membeli, hanya bergeser ke kendaraan yang harganya lebih rendah. Ini lebih kepada kapasitas konsumen untuk berbelanja,” jelasnya.
Perubahan preferensi tersebut turut tercermin dalam capaian pemesanan sejumlah model Toyota selama pameran. Kendaraan seperti Toyota Calya dan Agya menjadi alternatif bagi konsumen yang mencari mobil dengan harga lebih terjangkau.
Berdasarkan data yang disampaikan Suliadin, Toyota Calya mencatat 156 surat pemesanan kendaraan (SPK), sedangkan Toyota Agya membukukan 73 SPK.
Bagi industri otomotif, perubahan pola belanja tersebut menjadi sinyal penting untuk memahami kebutuhan pasar. Ketersediaan pilihan kendaraan di berbagai segmen harga menjadi salah satu faktor dalam menjangkau konsumen di tengah tantangan ekonomi.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar