GMTD Perkuat Budaya K3, Libatkan Vendor dan Kontraktor dalam Sosialisasi Keselamatan Kerja

Mardianto
22 Agu 2026 07:23
3 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) memperkuat penerapan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perusahaan melalui kegiatan Sosialisasi K3 bersama vendor dan kontraktor, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Madrid Hall, Akkarena, tersebut diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri atas perwakilan vendor dan kontraktor yang bekerja sama dengan GMTD serta perwakilan divisi terkait di lingkungan perusahaan.

Sosialisasi ini menjadi bagian dari upaya GMTD memastikan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional memiliki pemahaman dan standar yang sama mengenai pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai penerapan standar keselamatan kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), identifikasi potensi bahaya dan risiko pekerjaan, prosedur kerja yang aman, penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hingga langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam menghadapi kondisi darurat.

Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, menegaskan bahwa penerapan K3 bukan hanya menjadi tanggung jawab perusahaan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh pihak yang bekerja di lingkungan GMTD.

“Keselamatan kerja merupakan prioritas utama. Karena itu, kami ingin memastikan bahwa seluruh vendor dan kontraktor yang bekerja bersama GMTD memiliki pemahaman dan standar keselamatan yang sejalan dengan perusahaan. Setiap pekerjaan harus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan, baik bagi pekerja maupun lingkungan di sekitarnya,” ujar Jemmy.

Menurutnya, aspek keselamatan harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap tahapan pekerjaan. Kepatuhan terhadap prosedur K3 diharapkan mampu meminimalkan potensi kecelakaan kerja sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.

Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi antara GMTD dengan para mitra kerja. Kesamaan pemahaman mengenai standar K3 diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pekerjaan secara profesional, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

GMTD memandang penerapan K3 sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan operasional perusahaan. Budaya keselamatan, kata Jemmy, perlu dibangun secara konsisten melalui edukasi, pengawasan, kepatuhan terhadap prosedur, serta keterlibatan aktif seluruh pihak.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh vendor dan kontraktor dapat menjadi bagian dari budaya K3 GMTD. Keselamatan bukan sekadar aturan, tetapi merupakan kebiasaan dan komitmen bersama yang harus diterapkan dalam setiap pekerjaan,” katanya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan Pakta Integritas K3 oleh perwakilan kontraktor, Project TMD, dan Akkarena. Penandatanganan ini menjadi bentuk komitmen bersama untuk menerapkan prinsip keselamatan dalam pelaksanaan pekerjaan.

Kegiatan sosialisasi juga diisi dengan sesi tanya jawab dan diskusi interaktif. Suasana kegiatan semakin menarik dengan adanya kuis berhadiah souvenir bagi peserta yang berhasil menjawab pertanyaan seputar materi K3.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan praktik dan sosialisasi penggunaan APAR. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mendapatkan pengetahuan praktis mengenai tindakan yang perlu dilakukan ketika menghadapi potensi kebakaran.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page