GMTD Perkuat Garda Terdepan Kesehatan, Latih 80 Kader Posyandu di Makassar

Mardianto
27 Jun 2026 19:48
3 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) memperkuat kapasitas kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat melalui Workshop Kader Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Maccini Sombala.

Kegiatan yang digelar di Madrid Hall, Akkarena, Jumat (26/6/2026), itu diikuti 80 kader dari 16 Posyandu sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Workshop mengusung tema “Kompetensi Kader Posyandu dalam Peningkatan Derajat Kesehatan Masyarakat” dan menjadi bagian dari pilar Tangguh dalam program Lippo Untuk Indonesia PASTI (Pintar, Asri, Sejahtera, Tangguh, dan Independen).

Pelatihan difokuskan pada peningkatan kompetensi kader dalam mendukung transformasi layanan kesehatan primer, mulai dari pelayanan ibu hamil, bayi, balita, usia sekolah dan remaja, usia produktif, hingga lanjut usia sesuai enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan.

Chief Operating Officer GMTD, Jemmy Andreas Persang, mengatakan pembangunan kawasan yang berkelanjutan tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga kualitas kesehatan masyarakat.

“Kami percaya pembangunan yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Maccini Sombala, kami berharap para kader Posyandu semakin siap menjadi mitra strategis dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, lebih cepat, dan lebih berkualitas bagi masyarakat,” ujar Jemmy.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para kader untuk berbagi pengalaman, memperluas jejaring, serta memperkuat kolaborasi dalam mendukung program kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Maccini Sombala.

Kepala Puskesmas Maccini Sombala, drg. St. Hamsia, M.Adm.Kes, menilai peningkatan kapasitas kader merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat.

“Peningkatan kompetensi kader merupakan investasi jangka panjang bagi kesehatan masyarakat. Dukungan dunia usaha seperti GMTD menunjukkan bahwa peningkatan kualitas layanan kesehatan membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas,” katanya.

Workshop menghadirkan dua narasumber dari Dinas Kesehatan Kota Makassar. Namchar Kautshar, SKM, MM, M.Kes membawakan materi tentang pentingnya kompetensi kader dalam pelayanan promotif dan preventif, sedangkan Nuraeni, S.ST memberikan pelatihan mengenai pendampingan ibu hamil dan menyusui, mulai dari edukasi gizi, pemberian ASI eksklusif, pemantauan kesehatan ibu dan bayi, hingga pencegahan stunting sejak masa kehamilan.

Selain sesi materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi interaktif yang memberi kesempatan kepada para kader untuk berbagi pengalaman lapangan sekaligus mencari solusi terhadap berbagai tantangan pelayanan kesehatan di lingkungan masing-masing.

Sebagai bentuk dukungan terhadap operasional Posyandu, GMTD menyerahkan bantuan berupa 16 timbangan bayi dan 16 timbangan dewasa kepada seluruh Posyandu di wilayah kerja Puskesmas Maccini Sombala.

Melalui program ini, GMTD berharap kader Posyandu semakin berperan sebagai agen perubahan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, serta pengendalian penyakit di tingkat komunitas.

Bagi GMTD, kolaborasi dengan pemerintah, institusi kesehatan, dan masyarakat merupakan bagian dari komitmen membangun kawasan yang tidak hanya berkembang secara fisik, tetapi juga memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Perusahaan meyakini bahwa investasi di bidang kesehatan masyarakat merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan komunitas yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x

You cannot copy content of this page