Poltekpar Makassar Ajak Mahasiswa Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Buka Puasa Bersama Anak Panti

Tamrin Labasa
6 Mar 2026 23:58
2 menit membaca

Kabareditorial.com, Makassar — Civitas akademika Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar memanfaatkan momentum Ramadan untuk menanamkan nilai kepedulian sosial kepada mahasiswa melalui kegiatan berbuka puasa bersama anak-anak panti asuhan di Kota Makassar di Hotel D’Anjong, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda berbuka puasa, tetapi juga bagian dari upaya kampus memperkuat pendidikan karakter mahasiswa melalui interaksi langsung dengan masyarakat.

Direktur Politeknik Pariwisata Makassar, Dr. Herry Rahmat Widjaya, mengatakan Ramadan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan empati sosial di lingkungan perguruan tinggi, khususnya bagi mahasiswa yang kelak akan terjun ke dunia kerja dan pelayanan publik.

“Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga memahami pentingnya berbagi dan peduli terhadap sesama,” ujarnya.

Menurut Herry, pendidikan di perguruan tinggi tidak hanya berfokus pada kompetensi keilmuan dan keterampilan profesional, tetapi juga harus membentuk karakter dan kepekaan sosial mahasiswa.

Ia menilai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung dapat menjadi sarana pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai kemanusiaan.

“Nilai kepedulian sosial harus terus ditumbuhkan di lingkungan kampus agar mahasiswa memiliki empati dan tanggung jawab sosial ketika mereka nanti terjun di tengah masyarakat,” katanya.

Selain itu, kegiatan yang dilaksanakan bertepatan dengan 17 Ramadan tersebut juga menjadi pengingat bagi civitas akademika untuk memaknai kembali momentum keagamaan yang berkaitan dengan turunnya Al-Qur’an atau Nuzulul Qur’an.

Ia juga mengingatkan bahwa umat Islam akan segera memasuki malam-malam terakhir Ramadan yang diyakini memiliki keutamaan besar, salah satunya malam Lailatul Qadar.

“Di sepuluh malam terakhir Ramadan, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, doa, dan membaca Al-Qur’an sebagai bentuk peningkatan keimanan,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut, anak-anak panti asuhan mengikuti rangkaian acara yang meliputi tausiyah keagamaan, doa bersama, hingga berbuka puasa bersama civitas akademika kampus.

Melalui kegiatan ini, Herry berharap interaksi antara mahasiswa dan masyarakat dapat terus diperkuat, sehingga perguruan tinggi tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga memiliki peran sosial yang nyata di tengah masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

x
x