

Kabareditorial.com, Polewali Mandar — Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menegaskan komitmennya untuk membantu pembangunan kembali rumah warga yang terdampak kebakaran di Desa Galung Tuluk, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat.
Pernyataan tersebut disampaikan di hadapan puluhan awak media saat acara buka puasa bersama di Aula Rumah Jabatan Bupati, Selasa (3/3/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Polman Nursaid, Imam Masjid Syuhada, sejumlah imam kecamatan se-Polewali Mandar, serta tim pemadam kebakaran kabupaten.
Dalam sambutannya, Samsul Mahmud menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah kebakaran yang terjadi pada 28 Februari 2026 lalu. Ia menyebut sedikitnya 37 rumah warga hangus terbakar dan tidak ada harta benda yang berhasil diselamatkan karena peristiwa terjadi saat warga tengah melaksanakan salat tarawih di masjid.
“Kita tentu sangat prihatin atas musibah ini. Namun kita tidak boleh terlalu larut dalam kesedihan. Yakinlah, di balik cobaan ini ada hikmah dan rencana lain dari Allah SWT,” ujar Samsul Mahmud di hadapan wartawan.
Ia menegaskan, sebagai kepala daerah dirinya akan memastikan warga yang kehilangan tempat tinggal mendapatkan bantuan perbaikan rumah.
“Saya selaku Bupati akan memberikan bantuan perbaikan rumah bagi warga yang kehilangan rumah dan yang terdampak. Kasihan saudara-saudara kita ini sudah tidak memiliki tempat tinggal bersama keluarganya,” tegasnya.
Selain bantuan perbaikan rumah, Bupati juga memastikan kebutuhan dasar para korban telah tersedia di posko bantuan. Bantuan tersebut meliputi pakaian, makanan, serta perlengkapan lainnya, termasuk pakaian sekolah bagi anak-anak terdampak.
Untuk pengurusan dokumen penting yang ikut terbakar seperti sertifikat tanah, KTP, KK, hingga surat kendaraan, Samsul Mahmud memastikan telah ada tim yang menangani.
“Untuk pengurusan surat-surat yang hilang, sudah ada yang menangani. Tinggal dilaporkan, pasti akan dilayani,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mempercepat proses pemulihan bagi warga terdampak, sehingga masyarakat bisa segera kembali menjalani kehidupan secara normal.


You cannot copy content of this page
Tidak ada komentar