

Kabareditorial.com, Makassar — Kalla Toyota membidik penjualan 1.000 unit dalam gelaran Toyota Auto Show 2026 yang berlangsung pada 15–25 Oktober. Target tersebut terdiri atas 500 unit di Makassar dan 500 unit dari wilayah lainnya yang turut menggelar event serupa.
Marketing General Manager Kalla Toyota, Suliadin, mengatakan Toyota Auto Show menjadi salah satu agenda besar perusahaan untuk mendorong penjualan sekaligus memberikan penawaran menarik kepada pelanggan.
“Toyota Auto Show ini merupakan event terbesar kami tahun ini di Mal Ratu Indah. Tahun lalu, kami juga menggelar event serupa dan sekarang kembali hadir pada Oktober, bertepatan dengan momentum HUT ke-74 Kalla,” kata Suliadin.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Toyota Auto Show tidak hanya terpusat di Makassar. Seluruh cabang Kalla Toyota yang tersebar di empat provinsi juga menggelar event secara serentak dengan program, dukungan, dan aktivitas yang serupa.
“Target kami tahun ini 1.000 unit. Untuk Makassar, kami menargetkan 500 unit, dan 500 unit lainnya dari wilayah yang ikut menggelar event. Semua cabang menjalankan program dengan dukungan dan aktivitas yang kurang lebih sama,” ujarnya.
Menurut Suliadin, target tersebut didukung strategi perusahaan dalam membaca perubahan tren pasar. Kalla Toyota melihat konsumen kini semakin selektif dalam memilih kendaraan, terutama dengan mempertimbangkan harga dan kebutuhan mobilitas sehari-hari.
“Pasar memang terus bergerak. Kami melihat ada perubahan pilihan konsumen. Karena itu, kami harus bisa membaca kebutuhan mereka, mulai dari segmen premium, menengah, sampai segmen dengan harga yang lebih terjangkau. Semua segmen itu ada di Kalla Toyota,” jelasnya.
Pasokan Kendaraan Disesuaikan dengan Permintaan
Suliadin mengatakan, salah satu strategi yang diterapkan Kalla Toyota adalah menyesuaikan pasokan kendaraan dengan perkembangan permintaan di pasar. Langkah ini dilakukan agar ketersediaan unit tetap sejalan dengan model yang sedang diminati konsumen.
“Strategi yang kami lakukan adalah kalibrasi supply. Kami melihat model mana yang permintaannya meningkat dan mana yang mengalami penurunan. Dari situ, pasokan kami sesuaikan. Kalau permintaan suatu model naik, kami tingkatkan alokasinya. Sebaliknya, jika permintaannya turun, kami evaluasi kembali,” ungkapnya.
Ia mencontohkan perubahan tren penjualan Toyota Veloz. Pada September 2026, penjualan model tersebut mencapai sekitar 180 unit, lebih tinggi dibandingkan rata-rata penjualan bulanan sebelumnya yang berkisar 150–160 unit.
“Bulan lalu, Veloz bisa terjual sekitar 180 unit. Padahal, rata-rata tiga bulan sebelumnya berada di kisaran 150 sampai 160 unit. Ini menunjukkan bahwa di tengah persaingan dan perubahan tren pasar, permintaan terhadap model Toyota masih bisa tumbuh,” katanya.
Di sisi lain, kendaraan dengan harga lebih terjangkau seperti Toyota Agya juga menjadi perhatian konsumen. Menurut Suliadin, sebagian pembeli kini lebih mempertimbangkan kendaraan yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.
“Sekarang konsumen semakin kritis dalam memilih. Mereka melihat mana kendaraan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan belinya. Karena itu, kami harus memastikan pilihan produk tersedia untuk berbagai segmen, termasuk konsumen yang mencari kendaraan dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.
Bawa Program Menarik untuk Pelanggan
Melalui Toyota Auto Show 2026, Kalla Toyota menghadirkan berbagai pilihan kendaraan dari seluruh lini produk Toyota. Pameran ini juga menjadi kesempatan bagi pelanggan untuk menikmati program penjualan dan penawaran khusus.
Suliadin mengatakan, pelanggan tidak perlu menunggu pameran otomotif nasional untuk mendapatkan berbagai program menarik dari Toyota.
“Kami all out di event ini. Program-program menarik yang biasanya dicari pelanggan saat pameran otomotif besar juga kami hadirkan di Toyota Auto Show. Jadi, pelanggan bisa datang langsung, melihat pilihan kendaraan, berkonsultasi dengan tim kami, sekaligus memanfaatkan penawaran yang tersedia,” tuturnya.
Selain kendaraan baru, tren tukar tambah dan kendaraan bekas juga menjadi bagian dari strategi Kalla Toyota dalam menjangkau konsumen. Perusahaan melihat kebutuhan pelanggan semakin beragam, baik yang ingin membeli mobil pertama maupun yang ingin mengganti kendaraan lama dengan model yang lebih sesuai.


Tidak ada komentar