

Kabareditorial.com, Pasangkayu — Workshop Dana Desa yang digelar di Aula Bupati Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Rabu (6/5/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola keuangan desa yang transparan dan akuntabel.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah pemateri kunci, termasuk anggota MPR RI, Jupri Mahmud. Dalam paparannya, ia menegaskan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang, penggunaan APBN, serta kebijakan pemerintah yang menyentuh langsung desa.
“Hari ini saya berkesempatan menjadi pemateri dalam Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa di Kabupaten Pasangkayu yang diselenggarakan oleh BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pengelolaan keuangan desa tidak boleh hanya berorientasi pada serapan anggaran, tetapi harus menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pengelolaan keuangan desa harus dijalankan secara transparan dan akuntabel agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Ini menyangkut kepercayaan publik sekaligus masa depan pembangunan desa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Jupri Mahmud menyampaikan optimismenya terhadap masa depan desa jika seluruh pihak mampu membangun kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, daerah, hingga desa.
“Saya optimis, melalui kolaborasi tersebut, kita bisa mendorong desa yang lebih mandiri, inovatif, dan berkelanjutan. Desa yang kuat adalah fondasi Indonesia yang maju,” tambahnya.
Workshop ini juga menghadirkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pasangkayu, I Nyoman Suandi, yang memaparkan arah kebijakan pengelolaan dana desa di daerah.
Kegiatan dipandu oleh Dwi Rudi Hartoyo, dengan suasana diskusi yang berlangsung aktif dan partisipatif. Sementara materi teknis disampaikan oleh Taufik Damhuri yang mengulas mekanisme pengelolaan anggaran desa mulai dari tahap perencanaan hingga pelaporan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kapasitas aparatur desa semakin meningkat, sekaligus memperkuat sistem pengawasan agar pengelolaan dana desa di Kabupaten Pasangkayu semakin berkualitas dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.


Tidak ada komentar