

Kabareditorial.com, Makassar — Kepala Dinas Kearsipan Kota Makassar, Fahyuddin, A.P., M.H., didampingi pejabat struktural, mengikuti zoom meeting pembahasan kebutuhan lahan dalam rangka persiapan usulan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Tahun Anggaran 2027, Kamis (4/12/2025).
Rapat daring tersebut membahas rencana pembangunan Gedung Khasanah Arsip, yang menjadi bagian dari penguatan infrastruktur kearsipan nasional, khususnya dalam penyimpanan dan pelestarian arsip bernilai guna sejarah dan strategis.
Zoom meeting ini turut dihadiri oleh Deputi Bidang Tata Kelola Kearsipan Nasional ANRI, Direktur Kearsipan Daerah I, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar, serta pihak terkait lainnya.
Dalam pembahasan tersebut, fokus utama diarahkan pada kesiapan dan ketersediaan lahan yang akan diusulkan sebagai lokasi pembangunan gedung khasanah arsip, termasuk kesesuaian dengan ketentuan teknis dan regulasi yang berlaku dalam skema pembiayaan SBSN.
Kepala Dinas Kearsipan Kota Makassar, Fahyuddin, menyampaikan bahwa rapat ini merupakan langkah awal yang strategis dalam mendukung pembangunan sarana kearsipan yang representatif dan berstandar nasional.
“Pembangunan Gedung Khasanah Arsip sangat penting untuk menjamin keamanan, pelestarian, dan pemanfaatan arsip jangka panjang. Karena itu, kesiapan lahan menjadi aspek krusial yang harus dibahas secara matang sejak awal,” ujar Fahyuddin.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen mendukung program nasional ANRI dalam penguatan tata kelola kearsipan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai.
Melalui koordinasi ini, diharapkan proses pengusulan SBSN ANRI Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan optimal, sehingga rencana pembangunan Gedung Khasanah Arsip dapat segera direalisasikan sebagai bagian dari upaya menjaga memori kolektif bangsa secara berkelanjutan.


Tidak ada komentar